Jadi Pemegang Saham Mayoritas Vale, MIND ID Dapat Kursi Dirut dan Direktur SDM
Senin, 26 Februari 2024 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
Hal inipun dibenarkan oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo yang menyampaikan bahwa MIND ID akan memiliki hak untuk menunjuk 3 Komisaris, termasuk komisaris Utama. Selain itu, MIND ID juga berhak memilik Direktur Utama dan Direktur SDM Vale Indonesia.
"Kami telah bersepakat bahwa VCL akan menunjuk Direktur operasional dan juga Direktur yang bertanggung jawab atas pengelolaan ESG. Ini menegaskan bahwa kami tetap ingin agar standard ESG yang selama ini menjadi komitmen VCL tetap dipertahankan, termasuk juga praktek pertambangan terbaik yang selama ini sudah ditunjukkan oleh PT VI," tutur Tiko.
Senada Menteri BUMN, Erick Thohir juga menegaskan, bahwa sebagai bagian dari keberlanjutan atas opeasional perusahaan, maka Kementerian BUMN dan MIND ID tetap akan menunjuk Febriany Eddy sebagai Direktur Utama PT VI setelah kesepakatan divestasi diselesaikan.
"Tentu kami melihat keberlanjutan sebagai hal yang penting, kami yakin bahwa komitmen kami dan VCL dalam mengelola PT VI ini sama, dan kami dan VCL, sebagai pemegang saham terbesar pertama dan kedua, telah bersepakat untuk melanjutkan komitmen hilirisasi sebagai bentuk dukungan Perusahaan terhadap Program Strategis Pemerintah. Sdri Febriany Eddy tetap akan menjadi Direktur Utama mewakili MIND ID," tutur Erick.
Lebih lanjut, Hendi mengungkapkan, perseroan pun akan menggelontorkan investasi sebesar USD300 juta atau setara Rp4,6 triliun dengan harga Rp3.050 per lembar saham. "Nilainya Rp3.050 per lembar, kira-kira (investasi) USD300-an juta, tetapi ada yang langsung primary ada yang secondary," tukasnya.
"Kami telah bersepakat bahwa VCL akan menunjuk Direktur operasional dan juga Direktur yang bertanggung jawab atas pengelolaan ESG. Ini menegaskan bahwa kami tetap ingin agar standard ESG yang selama ini menjadi komitmen VCL tetap dipertahankan, termasuk juga praktek pertambangan terbaik yang selama ini sudah ditunjukkan oleh PT VI," tutur Tiko.
Senada Menteri BUMN, Erick Thohir juga menegaskan, bahwa sebagai bagian dari keberlanjutan atas opeasional perusahaan, maka Kementerian BUMN dan MIND ID tetap akan menunjuk Febriany Eddy sebagai Direktur Utama PT VI setelah kesepakatan divestasi diselesaikan.
"Tentu kami melihat keberlanjutan sebagai hal yang penting, kami yakin bahwa komitmen kami dan VCL dalam mengelola PT VI ini sama, dan kami dan VCL, sebagai pemegang saham terbesar pertama dan kedua, telah bersepakat untuk melanjutkan komitmen hilirisasi sebagai bentuk dukungan Perusahaan terhadap Program Strategis Pemerintah. Sdri Febriany Eddy tetap akan menjadi Direktur Utama mewakili MIND ID," tutur Erick.
Lebih lanjut, Hendi mengungkapkan, perseroan pun akan menggelontorkan investasi sebesar USD300 juta atau setara Rp4,6 triliun dengan harga Rp3.050 per lembar saham. "Nilainya Rp3.050 per lembar, kira-kira (investasi) USD300-an juta, tetapi ada yang langsung primary ada yang secondary," tukasnya.
(akr)
Lihat Juga :