Optimistis Properti Meningkat, MAS Group-Fujiken Sinergi Kembangkan Proyek Baru

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:50 WIB
loading...
Optimistis Properti...
(Kiri-kanan) Direktur MAS Group Suwandi Tio, Komisaris MAS Group Amin Mulyadi, dan Hisashi Maki President Director Fujiken Co Ltd usai penandatanganan kerja sama di Tangerang, Senin (26/2/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
TANGERANG - Mega Agung Sembada (MAS) Group menandatangani kerja sama dengan Fujiken Co Ltd di Tangerang, Banten, Senin (26/2/2024). Kerja sama dengan Fujiken ini untuk yang kedua kalinya dilakukan. Sebelumnya MAS Group telah berkolaborasi di Serang mengembangkan perumahan Seion@Serang, Banten.

“Properti sektor perumahan akan tetap menjadi primadona di 2024 karena kebutuhan perumahan masih besar sekali dengan kekurangan (backlog) rumah mencapai 12,7 juta unit, serta adanya tambahan kebutuhan dari end-user sebanyak 800.000 unit setiap tahunnya,” kata Direktur Mega Agung Sembada (MAS Group) Suwandi Tio. Baca juga: Pemilu Selesai Digelar, Pengusaha Properti Siap Tancap Gas

Kerja sama ini melahirkan produk baru di dalam kawasan Kota Sutera, Pasar Kemis Tangerang yang memiliki luas 250 hektare. Lokasi Kota Sutera hanya 1 kilometer dari pintu tol Rajeg yang merupakan bagian dari ruas tol PIK 2 yang terkoneksi dengan Bandara Soekarno Hatta yang akan beroperasi dalam waktu dekat. “Produk kerja sama ini berkonsep cluster di dalam Kota Sutera. Luasnya 5,5 hektare dengan jumlah rumah sebanyak 400-an unit dengan harga mulai dari Rp700 jutaan,” jelasnya.

MAS Group optimistis dengan produk baru ini karena mereka sudah mengembangkan Kota Sutera sejak beberapa tahun lalu. “Dan rencananya MAS Group di tahun ini juga akan mengembangkan beberapa proyek baru lainnya seperti di Cilegon yaitu Perumahan Britania dan Aerum Parc di Bogor. Keduanya merupakan rumah dengan harga di bawah Rp1 miliar,” tuturnya.

Suwandi mengatakan, sejauh ini kondisi politik dan makro ekonomi nasional cukup baik. Secara umum sektor properti di 2024 berjalan stabil dan diprediksi tumbuh di kisaran 7-10%. Suwandi menambahkan, industri properti tahun lalu juga bergerak positif walau kondisinya pascapandemi dan ada ketidakpastian ekonomi global.

Menurut data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) sektor properti yang mencakup perumahan, kawasan industri dan perkantoran sepanjang 2023 berada di peringkat keempat sektor dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia. Artinya, investor atau pun pengembang, baik di dalam negeri maupun asing masih melihat industri properti di Tanah Air cukup prospektif. Baca juga: Membaca Peta Peluang Investasi di Ibu Kota Nusantara, Ada 12 Proyek Rp52 Triliun

President Director Fujiken Co Ltd Hisashi Maki mengatakan, Indonesia sebagai negara berkembang berbeda dengan yang lainnya karena memiliki potensi geografis cukup luas. “Selain itu ada kesamaan visi dan konsep produk dengan MAS Group yang menjadi keyakinan kami bekerja sama,” jelasnya.

Sebelumnya Fujiken sudah ada proyek di Vietnam namun opportunity-nya tak sebesar di Indonesia. Untuk itu mereka kembali lagi ke Indonesia dan bekerja sama lagi dengan MAS Group. “Dan ini karena kami puas dengan kerja sama sebelumnya di proyek Seion@Serang,” ujarnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Digitalisasi Parkir...
Digitalisasi Parkir Disorot, Pelaku Industri Bahas Adaptasi Layanan bagi Generasi Z
Rekomendasi
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved