GOTO Beberkan Kronologi Munculnya Kabar Merger dengan Grab

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:31 WIB
loading...
GOTO Beberkan Kronologi...
Rentetan kabar spekulasi yang menerpa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terkait merger dengan Grab membuat manajemen akhirnya angkat bicara untuk memaparkan kronologinya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rentetan kabar spekulasi yang menerpa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi perhatian khusus bagi perusahaan. Manajemen akhirnya angkat bicara memaparkan kronologi tersebut.

Baca Juga: Heboh Rencana Merger GOTO-Grab, BEI: Kami Akan Minta Penjelasan

Dalam materi paparan publik yang disampaikan, manajemen mengakui bahwa terdapat artikel yang bertebar di kalangan media berisi spekulasi kemungkinan aksi korporasi yang melibatkan kompetitor. Ini terjadi pada Jumat, 9 Februari 2024.

Inilah yang membuat regulator dan operator pasar modal Bursa Efek Indonesia (BEI) mengirimkan sederet pertanyaan kepada GOTO untuk mengonfirmasi pemberitaan tersebut pada Senin 12 Februari 2024. Baca Juga: GOTO dan Grab Dikabarkan Mau Merger, Valuasi Tembus Rp312 Triliun

Direktur/Group Chief Corporate Office dan Group General Counsel GOTO, Pablo Malay mengatakan, pihaknya menegaskan tidak sedang melakukan diskusi terkait merger dengan Grab .

“Kami tidak sedang melakukan diskusi yang berkaitan dengan rumor tersebut. Selain itu tidak ada pemegang saham pengendali yang mengindikasikan kepada kami bahwa mereka sedang mendiskusikan hal tersebut,” katanya dalam Public Expose Insidentil, Rabu (28/2/2024).

Sebagai perusahaan publik yang tunduk terhadap regulasi pasar modal, Pablo menegaskan, pihaknya akan selalu mematuhi semua hukum dan peraturan yang relevan.

“Apabila terdapat informasi material yang melibatkan perseroan, kami akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai ketentuan,” papar pria berkewarganegaraan Australia tersebut.

Sementara itu, Direktur/Presiden Layanan On-Demand GOTO Catherine Hindra Sutjahyo mengungkapkan. perseroan fokus terhadap fundamental bisnis untuk memacu pertumbuhan ke depan.

Pengembangan layanan Gojek, GoCar, GoFood, dan layanan on-demand services lain menjadi prioritas perseroan, terutama dalam memperluas pasar dan menjangkau produk-produk dengan harga terjangkau.

“Seperti Go-Car Hemat, Go-Food Hemat yang tadi kami sebutkan, sejak diluncurkan tahun lalu, layanan-layanan ini mendapatkan respon yang sangat positif dari pasar. Kami juga memperkenalkan layanan Go Transit di mana kita mengintegrasikan antara, ride-hailing dengan public transportasi,” papar Catherine.

Pihaknya mendorong aneka produk baru ini dapat menyasar lebih banyak kota baru di Indonesia. Perluasan layanan Go-Food juga dibidik dapat meningkat dari sisi volume transaksi, yang diharapkan juga dapat berdampak terhadap mitra driver, hingga UMKM.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Intervensi Danantara...
Intervensi Danantara di Industri Ojol Dinilai Berisiko, Begini Penjelasannya
Grab dan Kemenpar Beri...
Grab dan Kemenpar Beri Penghargaan bagi Pelaku Kuliner Lokal Terbaik
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved