Harga Beras Naik Gila-gilaan, Bulog Ungkap Sisa Kuota Impor Capai 1,5 Juta Ton
Rabu, 28 Februari 2024 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
“Maupun penyaluran bantuan pangan sampai dengan bulan Juni (2024),” paparnya.
Bulog masih melaksanakan penyaluran bansos beras 10 Kg untuk 22 juta Keluarga Penerima Manfaat yang dimulai Januari-Juni. Selain itu, menggelontorkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke pasar induk, pasar tradisional, dan retail modern.
Menurutnya, perusahaan juga mengintervensi pasar melalui melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian.
Suyamto menjelaskan, memang diperlukan waktu agar tercapainya keseimbangan harga baik di tingkat produsen dan konsumen. Namun hal ini telah diperhitungkan dengan baik oleh pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap harga dan ketersediaan pangan, khususnya beras ini.
Bulog akan terus melakukan manuver positif menyikapi harga beras yang masih fluktuatif dengan menjalankan semua penugasan dari pemerintah.
Bulog masih melaksanakan penyaluran bansos beras 10 Kg untuk 22 juta Keluarga Penerima Manfaat yang dimulai Januari-Juni. Selain itu, menggelontorkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke pasar induk, pasar tradisional, dan retail modern.
Menurutnya, perusahaan juga mengintervensi pasar melalui melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian.
Suyamto menjelaskan, memang diperlukan waktu agar tercapainya keseimbangan harga baik di tingkat produsen dan konsumen. Namun hal ini telah diperhitungkan dengan baik oleh pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap harga dan ketersediaan pangan, khususnya beras ini.
Bulog akan terus melakukan manuver positif menyikapi harga beras yang masih fluktuatif dengan menjalankan semua penugasan dari pemerintah.
(akr)
Lihat Juga :