Dear Bunda, Kenali Ciri-ciri Modus Penipuan Berkedok Investasi
Jum'at, 01 Maret 2024 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"Bungkusnya itu arisan, bungkusnya itu adalah perdagangan yang MLM ya, itu modus-modus yang didekati, dan mendekat secara emosional perempuan itu gampang tergoda, itu yang umumnya data validnya nggak tahu, tapi saya pernah menemui komunitas yang ngeluh dengan investasi ilegal itu," terangnya.
Sementara itu, Branch Manager MNC Asset Management Surabaya Rezha Pahlevi menjelaskan, MNC Asset sebagai lembaga yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku berkomitmen dan berperan serta mengedukasi secara aktif masyarakat, utamanya perempuan. Bahkan pihaknya juga menerima diskusi kepada masyarakat yang hendak menginvestasikan uangnya, tapi mungkin masih ragu-ragu dan takut.
"Kita selalu aktif untuk apa mencanangkan sosialisasi seperti ini karena ini memang sangat penting, dan apa ya investasi bodong ini yang merugikan masyarakat," ungkap Rezha Pahlevi, terpisah.
Baca Juga: Ratusan Ibu-ibu Antusias Ikut Edukasi Pasar Modal di Kota Malang
Baginya pelaku investasi bodong tak bertanggungjawab itu bisa membuat masyarakat trauma dan memberikan stigma negatif kepada pelaku investasi yang resmi, dan legal terdaftar. Makanya ia meminta masyarakat, termasuk ibu-ibu serta perempuan berhati-hati dalam memilih pelaku jasa investasi.
"Ini sangat-sangat merugikan di masyarakat dan yang menjadi masalah itu trauma, dan mereka salah untuk berinvestasi, mereka menjadi takut, dan tidak tahu menahu, mereka tidak akan bisa berkembang di di untuk pengelolaan dananya gitu," jelasnya.
Sementara itu, Branch Manager MNC Asset Management Surabaya Rezha Pahlevi menjelaskan, MNC Asset sebagai lembaga yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku berkomitmen dan berperan serta mengedukasi secara aktif masyarakat, utamanya perempuan. Bahkan pihaknya juga menerima diskusi kepada masyarakat yang hendak menginvestasikan uangnya, tapi mungkin masih ragu-ragu dan takut.
"Kita selalu aktif untuk apa mencanangkan sosialisasi seperti ini karena ini memang sangat penting, dan apa ya investasi bodong ini yang merugikan masyarakat," ungkap Rezha Pahlevi, terpisah.
Baca Juga: Ratusan Ibu-ibu Antusias Ikut Edukasi Pasar Modal di Kota Malang
Baginya pelaku investasi bodong tak bertanggungjawab itu bisa membuat masyarakat trauma dan memberikan stigma negatif kepada pelaku investasi yang resmi, dan legal terdaftar. Makanya ia meminta masyarakat, termasuk ibu-ibu serta perempuan berhati-hati dalam memilih pelaku jasa investasi.
"Ini sangat-sangat merugikan di masyarakat dan yang menjadi masalah itu trauma, dan mereka salah untuk berinvestasi, mereka menjadi takut, dan tidak tahu menahu, mereka tidak akan bisa berkembang di di untuk pengelolaan dananya gitu," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :