Program Mudik Motor Gratis 2024 Kemenhub Bakal Kembali Digelar, Cek Jadwal Pendaftarannya!

Jum'at, 01 Maret 2024 - 21:54 WIB
loading...
Program Mudik Motor...
Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian bakal kembali menyelenggarakan program angkutan motor gratis (motis) pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2024. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian bakal kembali menyelenggarakan program angkutan motor gratis (motis) pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2024. Diterangkan program mudik motor gratis ini dilanjutkan dalam rangka menekan potensi angka kecelakaan lalin untuk para pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor.

"Kami akan menggelar angkutan motor gratis seperti tahun tahun sebelumnya, untuk meningkatkan aspek keselamatan dalam musim mudik Lebaran 2024," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/1/2024).

Baca Juga: Asyik! Mudik Motor Gratis Sekarang Satu Kereta dengan Pemilik

Arief menjelaskan, pada program Motis tahun ini Kemenhub memperpanjang rutenya hingga merambah ke Jawa Timur melalui 3 perlintasan sekaligus, melalui jalur selatan Jawa, jalur utara Jawa, dan jalur tengah Jawa.

Rute Lintas Utara (PP) melewati Cilegon – Jakarta Gudang – Cirebon Prujakan – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang. Lintas Tengah (PP) terdiri dari Jakarta Gudang – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kroya – Kutoarjo. Kemudian Lintas Selatan (PP) Jakarta Gudang – Kiaracondong – Kroya – Gombong – Kebumen – Lempuyangan – Purwosari – Madiun.

Baca Juga: Urai Kepadatan Pemudik Motor, Kemenhub Akan Optimalkan Pelabuhan Ciwandan

Guna menarik minat masyarakat untuk mengikuti program MOTIS 2024, Arif menyebut bahwa nantinya masyarakat juga akan difasilitasi untuk membeli tiket kereta dengan harga terjangkau. Dalam hal ini, peserta MOTIS 2024 akan memiliki kesempatan untuk membeli 2 tiket penumpang dengan harga mulai dari Rp10.000,- dan maksimal Rp20.000,- per penumpang untuk setiap lintas pelayanan.

Harga tiket Rp10 ribu untuk jarak perjalanan di bawah 290 km. Sedangkan harga Rp20 ribu untuk tiket perjalanan diatas 290 km. Sebagai contoh, Penumpang KA Motis Utara yang berangkat/naik dari Stasiun Cilegon dan turun di Stasiun Cirebon Prujakan dikenakan tarif Rp10.000, namun akan dikenakan tarif Rp20.000 apabila berhenti/turun melewati Stasiun Cirebon Prujakan.

Contoh lain penumpang KA Motis Tengah yang berangkat/naik dari Stasiun Pasar Senen dan turun di Stasiun Cirebon Prujakan dikenakan tarif Rp10.000, namun akan dikenakan tarif Rp20.000 apabila berhenti/turun melewati Stasiun Cirebon Prujakan.

Misalnya untuk penumpang KA Motis Selatan yang berangkat/naik dari Stasiun Pasar Senen dan turun di Stasiun Kiaracondong dikenakan tarif Rp10.000, namun akan dikenakan tarif Rp20.000, apabila berhenti/turun melewati Stasiun Kiaracondong.

Pada program motis tahun ini, Kementerian Perhubungan menyediakan kuota sebanyak 28.196 orang penumpang dan 12.180 unit motor. MOTIS 2024 akan diselenggarakan pada tanggal 2-8 April 2024 untuk angkutan Arus Mudik. Sementara layanan MOTIS 2024 untuk angkutan Arus Balik akan diselenggarakan pada 13-19 April 2024.

"Masing-masing lintas akan tersedia arus contra flow sehingga masyarakat yang akan bepergian dengan arus yang berlawanan saat Arus Mudik/Balik, tetap bisa memanfaatkan layanan MOTIS," sambung Arif.

Adapun waktu pendaftaran untuk mengikuti program Motis ini mulai dibuka pada 4 Maret - 18 April 2024. Sedangkan lokasi pendaftaran terdiri dari beberapa titik, seperti stasiun Cilegon, Jakarta Gudang, Tangerang, Depok Baru, Bekasi, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, Semarang Tawang, Madiun, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
Rekomendasi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved