Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang
Minggu, 03 Maret 2024 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Israel berencana menambah utang sekitar US$60 miliar atau sekitar Rp939 triliun, menunda perekrutan pegawai pemerintah, serta menaikkan pajak tahun ini. Langkah ini diambil untuk meningkatkan belanja pertahanan.
Tapi Barkat memperkirakan ekonomi pascaperang akan tumbuh, memperoleh keuntungan dari ledakan inovasi di sektor teknologi tinggi Israel yang merupakan kontributor utama bagi perekonomian.
Gubernur Bank of Israel, Amir Yaron juga menggarisbawahi, ketahanan ekonomi Israel setelah mempertahankan suku bunga stabil menyusul pemotongan seperempat poin pada bulan Januari.
Dia mengatakan bahwa sementara ada ketidakpastian atas sejauh mana efek perang dan durasi perang, ekonomi Israel "bertumpu pada fondasi yang kokoh dan tangguh", dan biasanya pulih setelah konflik militer dan "kembali dengan cepat menuju kemakmuran," klaimnya.
Tapi Barkat memperkirakan ekonomi pascaperang akan tumbuh, memperoleh keuntungan dari ledakan inovasi di sektor teknologi tinggi Israel yang merupakan kontributor utama bagi perekonomian.
Gubernur Bank of Israel, Amir Yaron juga menggarisbawahi, ketahanan ekonomi Israel setelah mempertahankan suku bunga stabil menyusul pemotongan seperempat poin pada bulan Januari.
Dia mengatakan bahwa sementara ada ketidakpastian atas sejauh mana efek perang dan durasi perang, ekonomi Israel "bertumpu pada fondasi yang kokoh dan tangguh", dan biasanya pulih setelah konflik militer dan "kembali dengan cepat menuju kemakmuran," klaimnya.
(akr)
Lihat Juga :