Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang

Minggu, 03 Maret 2024 - 07:40 WIB
loading...
Israel Tak Peduli Ekonomi...
Mengorbankan ekonomi, Israel bersikeras tetap ngotot dalam perang melawan Hamas di Gaza. Diketahui perekonomian Israel senilai lebih dari USD500 telah mengalami pukulan telak sebagai akibat dampak perang. Foto/Dok
A A A
ABU DHABI - Mengorbankan ekonomi, Israel bersikeras tetap ngotot dalam perang melawan Hamas di Gaza, hal ini disampaikan oleh Menteri Ekonomi dan Industri Nir Barkat pada awal pekan lalu. Seperti diketahui perekonomian Israel senilai lebih dari USD500 telah mengalami pukulan telak sebagai akibat dampak perang .

Baca Juga: Bank Sentral Israel Tahan Suku Bunga di 4,5% Saat Ekonomi Melemah

Dimana tercatat angkatan kerja Israel kehilangan ribuan orang yang dipaksa pergi dalam kebijakan wajib militer. Akan tetapi, Barkat yang dipandang sebagai kandidat potensial menggantikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menjelaskan bahwa keamanan nasional tidak hanya penting tetapi juga vital bagi ekonomi Israel.

Ditanya soal risiko defisit perdagangan yang lebih besar dan penurunan peringkat lainnya bagi Israel, Barkat mengatakan kepada Reuters: "Dengar, kami berkomitmen untuk memenangkan perang. Kita akan memenangkan perang terlepas dari apa pun."

Baca Juga: Diguncang Perang dan Krisis Politik, Seberapa Kuat Ekonomi Israel

"Saya pikir ketika orang melihat ekonomi Israel, mereka ingin memastikan, pertama-tama, kami aman," katanya saat berkunjung ke Uni Emirat Arab untuk konferensi tingkat menteri Organisasi Perdagangan Dunia.

Barkat mengatakan, Israel akan melakukan pinjaman dalam waktu dekat. Pinjaman ini ditambah dengan dampak ekonomi dari perang, akan meningkatkan rasio utang terhadap produk domestik bruto – ukuran kemampuan Israel untuk membayar utangnya – dari 62% menjadi 70%, katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Rekomendasi
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved