Catat Ya!, Mau Jokowi atau Bukan yang Jadi Presiden, Utang Akan Tetap Naik
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan utang adalah konsekuensi dari defisit anggaran. Pasalnya, utang ini dilakukan dalam menganggarkan belanja yang lebih besar dari pada penerimaan pemerintah. Misalnya untuk pembangunan infrastruktur, atau juga untuk menanggulangi wabah sekarang ini,
"Maka defisit akan melebar dan utang semakin meningkat, termasuk di dalamnya utang luar negeri," tandasnya.
Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meningkat. Posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan II 2020 tercatat sebesar USD408,6 miliar atau setara Rp6.078 triliun (kurs Rp14.874). Utang itu naik atau tumbuh tumbuh 5,0% (yoy).
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
"Maka defisit akan melebar dan utang semakin meningkat, termasuk di dalamnya utang luar negeri," tandasnya.
Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meningkat. Posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan II 2020 tercatat sebesar USD408,6 miliar atau setara Rp6.078 triliun (kurs Rp14.874). Utang itu naik atau tumbuh tumbuh 5,0% (yoy).
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
(uka)
Lihat Juga :