OJK Minta Pinjol P2P Lending Fokus Salurkan Pembiayaan UMKM
Selasa, 05 Maret 2024 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
"Seorang pedagang bakso, dia menjual bakso, berarti dia akan membeli daging, beli mie, itu rantainya sangat banyak, itu hanya dari satu orang yang berdagang bakso," jelasnya.
Secara makro, Eka menjelaskan outstanding pendanaan per Januari 2024 sebesar Rp60,42 triliun, tapi dana yang disalurkan kepada UMKM baru sebesar 33,65% atau setara Rp20,33 triliun. Porsi tersebut justru tercatat mengalami penurunan jika dengan porsi penyaluran pada Desember 2023 lalu yaitu 34,99%.
"Kita berharap bahwa penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh P2P ini bisa difokuskan ke arah pembiayaan ke sektor UMKM," lanjutnya.
Baca Juga: Kejati Jateng Tetapkan Agus Hartono Tersangka 3 Kasus Pencucian Uang
Sulitnya mengakses pembiayaan menjadi tantangan bagi segmen akar rumput dalam memulai usaha. Survei Bank Indonesia (BI) 2020 menunjukkan sekitar 69,5% UMKM masih belum memiliki akses kredit perbankan. Padahal, UMKM segmen akar rumput adalah kelompok yang memiliki resiliensi tinggi untuk menopang pertumbuhan perekonomian riil Indonesia.
Secara makro, Eka menjelaskan outstanding pendanaan per Januari 2024 sebesar Rp60,42 triliun, tapi dana yang disalurkan kepada UMKM baru sebesar 33,65% atau setara Rp20,33 triliun. Porsi tersebut justru tercatat mengalami penurunan jika dengan porsi penyaluran pada Desember 2023 lalu yaitu 34,99%.
"Kita berharap bahwa penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh P2P ini bisa difokuskan ke arah pembiayaan ke sektor UMKM," lanjutnya.
Baca Juga: Kejati Jateng Tetapkan Agus Hartono Tersangka 3 Kasus Pencucian Uang
Sulitnya mengakses pembiayaan menjadi tantangan bagi segmen akar rumput dalam memulai usaha. Survei Bank Indonesia (BI) 2020 menunjukkan sekitar 69,5% UMKM masih belum memiliki akses kredit perbankan. Padahal, UMKM segmen akar rumput adalah kelompok yang memiliki resiliensi tinggi untuk menopang pertumbuhan perekonomian riil Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :