Beras Premium Bulog Masih Kosong di Ritel Modern
Rabu, 06 Maret 2024 - 18:06 WIB
loading...
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan beras premium Bulog di ritel modern masih kosong. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan pasokan beras premium Bulog di ritel modern masih kosong. Hal ini dikonfirmasi langsung Ketua Umum Aprindo, Roy Nicholas Mandey. Menurutnya, Bulog belum melakukan serapan beras di tingkat petani lantaran panen raya belum terlaksana.
"Premium Bulog iya (beras), masih kosong karena Bulog belum bisa menyerap panen ketika panennya belum ada," ujar Roy saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Emak-emak di Malang Antre sejak Jam 7 Pagi Demi Beras Murah Bersubsidi
Aprindo juga mencatat pasokan beras medium Bulog di ritel modern di daerah masih belum stabil alias minim. Adapun, stok beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) baru menyentuh 30-45 persen. Roy mengatakan, kondisi beras Bulog di ritel lokal atau daerah berbeda dengan ritel nasional. Di mana, pasokan beras medium untuk SPHP di ritel nasional akan menyentuh 70 persen, jika proses distribusi terus dilakukan.
Menurutnya, ada perbedaan antara ritel lokal dan nasional. Ritel nasional merujuk pada jejaring atau perusahaan yang memiliki ritel pusat dan berbagai cabang, sehingga komoditas pangan yang didistribusikan bisa merata di pasar modern yang masuk dalam jaringan perusahaan tersebut.
"Premium Bulog iya (beras), masih kosong karena Bulog belum bisa menyerap panen ketika panennya belum ada," ujar Roy saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Emak-emak di Malang Antre sejak Jam 7 Pagi Demi Beras Murah Bersubsidi
Aprindo juga mencatat pasokan beras medium Bulog di ritel modern di daerah masih belum stabil alias minim. Adapun, stok beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) baru menyentuh 30-45 persen. Roy mengatakan, kondisi beras Bulog di ritel lokal atau daerah berbeda dengan ritel nasional. Di mana, pasokan beras medium untuk SPHP di ritel nasional akan menyentuh 70 persen, jika proses distribusi terus dilakukan.
Menurutnya, ada perbedaan antara ritel lokal dan nasional. Ritel nasional merujuk pada jejaring atau perusahaan yang memiliki ritel pusat dan berbagai cabang, sehingga komoditas pangan yang didistribusikan bisa merata di pasar modern yang masuk dalam jaringan perusahaan tersebut.
Lihat Juga :