Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri dalam Business Matching 2024 Capai Rp213 Triliun

Kamis, 07 Maret 2024 - 14:31 WIB
loading...
Realisasi Belanja Produk...
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam penutupan Business Matching 2024 Belanja Produk Dalam Negeri di Bali, Kamis (7/3/2024). FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A A A
BALI - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melaporkan realisasi belanja produk dalam negeri dalam gelaran Business Matching 2024 melampaui target yang ditentukan. Realisasi penyerapan produk dalam negeri pada kegitaan ini mencapai Rp213,68 triliun.

"Dari target Rp200 triliun telah tercapai realisasi penyerapan produk dalam negeri sebesar Rp213,68 triliun yang berasal dari realisasi K/L/PD sebesar Rp146,94 triliun dan BUMN sebesar Rp66,74 triliun," ujar Agus dalam penutupan Business Matching 2024 Belanja Produk Dalam Negeri di Bali, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga: Business Matching 2024 Buka Peluang Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Industri

Menurut dia realisasi belanja produk dalam negeri dalam gelaran Business Matching tahun ini jumlahnya jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu, yang hanya mencapai Rp181 Triliun. Jumlah ini masih akan terus bertambah dan diharapkan dapat mencapai Rp250 triliun di akhir triwulan I 2024.

Ia menambhakan, guna mendukung pembelian produk dalam negeri pada pengadaan barang jasa pemerintah, Pemerintah terus melakukan inovasi dan langkah-langkah percepatan. Sebagai contoh, Pemerintah melalui Kemenperin telah melakukan digitalisasi sertifikasi TKDN yang menjamin proses sertifikasi akan cepat, akurat, transparan, dan bisa selesai hanya dalam waktu 22 hari kerja (sebelumnya dalam waktu yang tak terhitung).

"Tahun ini kami juga menyiapkan anggaran fasilitasi sertifikasi TKDN sebesar Rp116 Miliar melalui dana Prioritas Nasional (PN). Selain itu, telah disiapkan Rp28,446 Miliar melalui DAK untuk pendampingan pembuatan sertifikat TKDN bagi 99 daerah di seluruh Indonesia." Ujarnya

Kemenperin juga sedang merancang regulasi terkait ketentuan, tata cara penerbitan, dan proses fasilitasi sertifikasi TKDN untuk memantapkan akuntabilitas dari proses sertifikasi TKDN. Di saat yang bersamaan, kami sedang menginisiasi penyusunan Rancangan Undang-Undang P3DN sebagai pedoman pelaksanaan P3DN dari hulu ke hilir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Belanja Akhir Pekan...
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100.000 di Tokopedia
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Dunia Semakin Tidak...
Dunia Semakin Tidak Aman, Belanja Militer Global Cetak Rekor Tembus Rp50.280 Triliun
Siasati Kenaikan Harga,...
Siasati Kenaikan Harga, Belanja Masyarakat Kini Lebih Hemat dan Selektif
Belanja Kebutuhan Makin...
Belanja Kebutuhan Makin Hemat dengan Watsons 3.3 Ramadan Sale
Ada Perang Diskon hingga...
Ada Perang Diskon hingga 80 Persen di Jakarta Premium Outlets, Hanya 10 Hari!
Festival Jakarta Great...
Festival Jakarta Great Sale 2026 Hadirkan Cerita Belanja Menuju 5 Abad Jakarta
Transformasi Belanja...
Transformasi Belanja Elektronik Kian Modern
Rekomendasi
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Per Juli 2024, Pemerintah...
Per Juli 2024, Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp266,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved