Trump Tunda Tarif ke Puluhan Negara Selama 90 Hari, China Tetap Digebuk 125%

Kamis, 10 April 2025 - 10:19 WIB
loading...
Trump Tunda Tarif ke...
Presiden Donald Trump saat meluncurkan perang tarif dengan hampir semua mitra dagang Amerika di Rose Garden, Gedung Putih, 2 April 2025. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden Donald Trump menunda pemberlakukan tarif selama tiga bulan penuh kepada sejumlah negara mitra dagang, kecuali China. Sebuah keputusan yang mengejutkan dari seorang presiden yang bersikeras bahwa tarif yang tinggi secara historis akan tetap berlaku.

Namun, tarif yang sangat tinggi akan tetap diberlakukan terhadap China, negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia. Faktanya, Trump mengatakan bahwa tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 125% dari 104% setelah China mengumumkan tarif pembalasan tambahan terhadap Amerika Serikat pada Rabu (9/4). Semua negara lain yang dikenakan tarif balasan akan kembali turun ke tarif universal 10%.

"Berdasarkan kurangnya rasa hormat yang telah ditunjukkan oleh China kepada Pasar Dunia, dengan ini saya menaikkan Tarif yang dibebankan kepada China oleh Amerika Serikat menjadi 125%, berlaku efektif segera," kata Trump dalam unggahannya di media sosial dikutip dari CNN, Kamis (10/4).

"Pada titik tertentu, semoga dalam waktu dekat, China akan menyadari bahwa hari-hari menipu Amerika Serikat, dan Negara-negara lain, tidak lagi dapat dipertahankan atau diterima," tulisnya.

Baca Juga: Soal Tarif Impor, Trump: Banyak Negara Ingin 'Cium Pantat Saya' untuk Negosiasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Rekomendasi
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
OSN-P SMA 2026 Resmi...
OSN-P SMA 2026 Resmi Dimulai, Ini Jadwal Lengkap dan Persiapan Peserta
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Perry Warjiyo Mundur,...
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jabat Plt Gubernur BI
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved