BTN Luncurkan Kartu Debit Visa Contactless, Transaksi Diprediksi Terdongkrak 20%
Minggu, 10 Maret 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
“BTN meluncurkan Kartu Debit BTN Visa Contactless untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas kepada nasabah dalam bertransaksi secara digital, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi saat ini. Transformasi digital yang kami lakukan adalah bentuk strategi perseroan untuk menjadi bank yang lebih modern dan kekinian untuk mendukung pertumbuhan transaksi dan dana masyarakat, ditopang oleh kualitas layanan yang lebih baik di era digitalisasi ini,” kata Jasmin.
Selama 5 tahun terakhir, trend penggunaan Kartu Debit BTN selalu meningkat. Untuk tahun ini, Jasmin optimistis transaksi kartu debit bisa tumbuh 18-20% yang ditopang dengan hadirnya fitur contactless. Selama tahun 2023, jumlah transaksi Kartu Debit BTN tumbuh 17% jika dibandingnya tahun 2022.
Jasmin menjelaskan, nasabah BTN masih meminati penggunaan kartu debit kendati tren penggunaan ponsel untuk bertransaksi melalui teknologi tertentu, seperti halnya Quick Response Indonesia Standard (QRIS), semakin meningkat. Hal ini karena kartu debit dinilai praktis dan nyaman untuk digunakan, serta didukung oleh ketersediaan infrastruktur.
“Umumnya, kartu debit lebih banyak digunakan untuk transaksi dengan nominal lebih tinggi di e-commerce maupun di luar negeri. Sedangkan QRIS lebih banyak digunakan untuk transaksi nominal kecil di bawah Rp100 ribu sehingga lebih tepat sebagai pengganti uang tunai,” ujar Jasmin.
Lebih lanjut, Jasmin mengutarakan, bahwa BTN memiliki aspirasi untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi kepada nasabah tentang keamanan dan keuntungan menggunakan teknologi contactless. Dengan adanya teknologi contactless, nasabah dapat melakukan tap pada mesin EDC di kasir, sehingga tidak terjadi perpindahan kartu antara nasabah dan kasir saat bertransaksi yang dapat berisiko pada berpindahnya informasi nasabah ke orang lain.
Selain itu, untuk transaksi e-commerce, BTN meningkatkan keamanan transaksi dengan menggunakan real time decision untuk antisipasi penyalahgunaan data kartu debit. “Seiring dengan kemajuan teknologi digital, BTN turut memastikan aspek keamanan dari setiap transaksi yang dilakukan nasabah, karena inovasi dan keamanan merupakan dua sisi mata uang yang sama yang harus selalu menjadi prioritas agar nasabah merasa aman dan nyaman,” ujar Jasmin.
Selama 5 tahun terakhir, trend penggunaan Kartu Debit BTN selalu meningkat. Untuk tahun ini, Jasmin optimistis transaksi kartu debit bisa tumbuh 18-20% yang ditopang dengan hadirnya fitur contactless. Selama tahun 2023, jumlah transaksi Kartu Debit BTN tumbuh 17% jika dibandingnya tahun 2022.
Jasmin menjelaskan, nasabah BTN masih meminati penggunaan kartu debit kendati tren penggunaan ponsel untuk bertransaksi melalui teknologi tertentu, seperti halnya Quick Response Indonesia Standard (QRIS), semakin meningkat. Hal ini karena kartu debit dinilai praktis dan nyaman untuk digunakan, serta didukung oleh ketersediaan infrastruktur.
“Umumnya, kartu debit lebih banyak digunakan untuk transaksi dengan nominal lebih tinggi di e-commerce maupun di luar negeri. Sedangkan QRIS lebih banyak digunakan untuk transaksi nominal kecil di bawah Rp100 ribu sehingga lebih tepat sebagai pengganti uang tunai,” ujar Jasmin.
Lebih lanjut, Jasmin mengutarakan, bahwa BTN memiliki aspirasi untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi kepada nasabah tentang keamanan dan keuntungan menggunakan teknologi contactless. Dengan adanya teknologi contactless, nasabah dapat melakukan tap pada mesin EDC di kasir, sehingga tidak terjadi perpindahan kartu antara nasabah dan kasir saat bertransaksi yang dapat berisiko pada berpindahnya informasi nasabah ke orang lain.
Selain itu, untuk transaksi e-commerce, BTN meningkatkan keamanan transaksi dengan menggunakan real time decision untuk antisipasi penyalahgunaan data kartu debit. “Seiring dengan kemajuan teknologi digital, BTN turut memastikan aspek keamanan dari setiap transaksi yang dilakukan nasabah, karena inovasi dan keamanan merupakan dua sisi mata uang yang sama yang harus selalu menjadi prioritas agar nasabah merasa aman dan nyaman,” ujar Jasmin.
Lihat Juga :