Fitri Rasakan Kemudahan Ajukan Pinjaman KUR Mikro BRI untuk Kembangkan Usaha
Kamis, 14 Maret 2024 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Kantor Cabang (KC) Tanah Abang Jakarta Pusat, Totok Siswanto mengatakan, pihaknya memiliki strategi khusus untuk memperluas jangkauan nasabah KUR Mikro di wilayahnya
“Salah satu strategi kita untuk itu adalah dengan menggandeng agen BRILink mulai dari Agen BRILink PNM (Penanaman Modal Madani) Agen BRILink Pegadaian dan Agen BRILink Ultramikro (UMi),” beber Totok Siswanto.
Menurut Totok, alasan melibatkan peran Agen BRILink untuk memperluas jangkauan KUR Mikro di wilayahnya dikarenakan selama ini Agen BRILink memiliki nasabah eksisting yang sudah teruji kelayakannya sehingga di kemudian hari diharapkan para nasabah tersebut tinggal dinaikkan sebagai nasabah KUR.
Menurut Totok, secara umum yang dimaksud KUR Mikro merupakan pembiayaan kepada individu dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup (unbankable). “Penyaluran KUR Mikro bertujuan untuk menambah modal kerja atau investasi. Misalnya guna menambah alat produksi atau perluasan usaha,” tambahnya. Untuk plafon KUR Mikro selama ini dipatok maksimal hingga Rp100 juta dan selama ini cukup ditangani kantor Unit BRI.
Nasabah KUR BRI
Lalu siapa saja yang bisa mengajukan pinjaman KUR Mikro? Menurut Totok, calon debitur KUR BRI termasuk KUR Mikro adalah debitur KUR BRI (existing) atau calon debitur yang belum pernah menerima kredit pembiayaan investasi atau modal kerja komersial
“Kecuali kredit konsumer seperti KPR, KKB, Kredit dengan jaminan SK pensiun, Kartu Kredit, Resi Gudang, Kredit Konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga, kredit ultra mikro, atau pinjaman berbasis teknologi informasi atau digital,” lanjut Totok merinci.
“Salah satu strategi kita untuk itu adalah dengan menggandeng agen BRILink mulai dari Agen BRILink PNM (Penanaman Modal Madani) Agen BRILink Pegadaian dan Agen BRILink Ultramikro (UMi),” beber Totok Siswanto.
Menurut Totok, alasan melibatkan peran Agen BRILink untuk memperluas jangkauan KUR Mikro di wilayahnya dikarenakan selama ini Agen BRILink memiliki nasabah eksisting yang sudah teruji kelayakannya sehingga di kemudian hari diharapkan para nasabah tersebut tinggal dinaikkan sebagai nasabah KUR.
Menurut Totok, secara umum yang dimaksud KUR Mikro merupakan pembiayaan kepada individu dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup (unbankable). “Penyaluran KUR Mikro bertujuan untuk menambah modal kerja atau investasi. Misalnya guna menambah alat produksi atau perluasan usaha,” tambahnya. Untuk plafon KUR Mikro selama ini dipatok maksimal hingga Rp100 juta dan selama ini cukup ditangani kantor Unit BRI.
Nasabah KUR BRI
Lalu siapa saja yang bisa mengajukan pinjaman KUR Mikro? Menurut Totok, calon debitur KUR BRI termasuk KUR Mikro adalah debitur KUR BRI (existing) atau calon debitur yang belum pernah menerima kredit pembiayaan investasi atau modal kerja komersial
“Kecuali kredit konsumer seperti KPR, KKB, Kredit dengan jaminan SK pensiun, Kartu Kredit, Resi Gudang, Kredit Konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga, kredit ultra mikro, atau pinjaman berbasis teknologi informasi atau digital,” lanjut Totok merinci.
Lihat Juga :