Fitri Rasakan Kemudahan Ajukan Pinjaman KUR Mikro BRI untuk Kembangkan Usaha
Kamis, 14 Maret 2024 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Totok menyebut, selama tahun 2023 penyaluran KUR di wilayah BRI KC Tanah Abang sebanyak Rp1,02 triliun dengan debitur berjumlah 24.027. Sedangkan tahun 2024 target penyaluran KUR di wilayah BRI KC Tanah Abang sebesar Rp1,11 triliun. Menurut Totok, KUR Mikro hanya salah satu jenis pinjaman KUR yang ada di BRI. Dua jenis KUR lainnya yakni KUR Super Mikro dan KUR Kecil.
Baca Juga: Ramadan di Gaza, Hamas: Bulan Kemenangan dan Bulan Jihad
Jenis Pinjaman KUR Mikro
1. Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 (tiga) tahun
2. Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 (lima) tahun
3. Suku bunga 6% efektif per tahun
4. Bebas biaya administrasi dan provisi
Data BRI menyebutkan, secara Nasional BRI mencatatkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp123,51 triliun kepada 2,7 juta debitur pada Oktober 2023. Jumlah itu sebesar 63% dari alokasi pemerintah kepada BRI sebesar Rp194,4 triliun.
Pada periode yang sama, kredit mikro komersial BRI, Kupedes, tumbuh lebih tinggi, yakni sebesar 57,5% yoy menjadi Rp 201,4 triliun, dengan jumlah peminjam sebanyak 4,5 juta debitur atau meningkat 71,6% yoy.
BRI juga telah mencatatkan peningkatan pada penyaluran kredit UMKM yang tumbuh 11,01% secara tahunan (yoy), dari Rp935,86 triliun pada kuartal III-2022 menjadi Rp1.038,90 triliun pada kuartal III-2023. Dengan demikian porsi kredit UMKM BRI mencapai 83,06% dari total portofolio penyaluran dana BRI.
Baca Juga: Ramadan di Gaza, Hamas: Bulan Kemenangan dan Bulan Jihad
Jenis Pinjaman KUR Mikro
1. Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 (tiga) tahun
2. Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 (lima) tahun
3. Suku bunga 6% efektif per tahun
4. Bebas biaya administrasi dan provisi
Data BRI menyebutkan, secara Nasional BRI mencatatkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp123,51 triliun kepada 2,7 juta debitur pada Oktober 2023. Jumlah itu sebesar 63% dari alokasi pemerintah kepada BRI sebesar Rp194,4 triliun.
Pada periode yang sama, kredit mikro komersial BRI, Kupedes, tumbuh lebih tinggi, yakni sebesar 57,5% yoy menjadi Rp 201,4 triliun, dengan jumlah peminjam sebanyak 4,5 juta debitur atau meningkat 71,6% yoy.
BRI juga telah mencatatkan peningkatan pada penyaluran kredit UMKM yang tumbuh 11,01% secara tahunan (yoy), dari Rp935,86 triliun pada kuartal III-2022 menjadi Rp1.038,90 triliun pada kuartal III-2023. Dengan demikian porsi kredit UMKM BRI mencapai 83,06% dari total portofolio penyaluran dana BRI.
(fjo)
Lihat Juga :