Mantap! Bandara Jogja Jadi Proyek Hasil Sinergi Kebanggaan Jokowi

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 22:41 WIB
loading...
Mantap! Bandara Jogja...
Bandara New Yogyakarta. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai badan usaha milik negara (BUMN). Hal itu dilakukan sebagai perwujudan peran BUMN sebagai agen pembangunan negara. Sejak tiga tahun terakhir, Angkasa Pura I cukup masif melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan bandara di tengah dan timur Indonesia untuk mengatasi kondisi lack of capacity di tren tengah pertumbuhan trafik penumpang yang cukup tinggi sebelumnya.

"Untuk mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan tersebut, Angkasa Pura I bersinergi dengan berbagai BUMN yang sangat berpengalaman di bidang konstruksi seperti PT PP (Persero) Tbk. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan lainnya. Bekerja sama dengan mitra BUMN yang berpengalaman sangat membantu Angkasa Pura I untuk mencapai target waktu penyelesaian dengan hasil konstruksi dan desain yang memuaskan," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Dukung Bandara New Yogya, AirNav Siapkan Navigasi Berbasis Satelit

Salah satunya hasilnya yang dapat dilihat dan dibanggakan adalah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, Yogyakarta yang mendapat apresiasi Presiden Republik Indonesia, Wakil Presiden Republik Indonesia, Menteri Perhubungan, hingga meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI). YIA, yang pembangunannya didukung PT PP (Persero) Tbk., mendapat apresiasi Presiden Joko Widodo sebagai bandara dengan waktu pembangunan tercepat yaitu 20 bulan dan kualitas terbaik.

Begitu juga Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin yang mengapresiasi YIA sebagai bandara paling modern dengan ornamen khas budaya Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden pada kunjungannya ke YIA 24 Januari 2020 lalu. Tidak ketinggalan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mengapresiasi kesiapan dan kelengkapan fasilitas YIA pada kunjungan kerjanya ke YIA 26 Juni lalu. Kecepatan masa pembangunannya, yang dimulai pada Juli 2018 dan selesai pada Maret 2020, membuat YIA juga meraih penghargaan MURI atas pemecahan rekor sebagai bandara dengan pengoperasian tercepat. Penghargaan diumumkan dan diserahkan secara simbolis pada kegiatan virtual pada 15 Mei lalu.

Begitu juga dengan bandara-bandara yang sebelumnya telah selesai dikembangkan seperti Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang didukung mitra pembangunan KSP PT PP (Persero) Tbk. dan PT Wijaya Karya Gedung Tbk. Pada peresmian Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarnasin 18 Desember 2019 lalu, Presiden Joko Widodo terkaget-kaget melihat kemegahan terminal baru tersebut. "Saya kaget sekali ketika tadi mendarat di bandara ini. Benar-benar bagus dan besar sekali. Bandara ini patut dibanggakan," ujar Presiden Joko Widodo pada saat pidato peresmian terminal baru tersebut 18 Desember silam.

Baca Juga: AP I Terus Tingkatkan Kontribusinya dengan Pengembangan Bandara

Tidak hanya pada pembangunan bandara, sinergi juga dilakukan pada upaya promosi dan pengembangan destinasi wisata. Salah satunya adalah kerja sama tengah tahun 2019 lalu dengan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko (Persero) (TWC) untuk kampanye wisata Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar) mengingat tiga daerah ini merupakan magnet utama dan destinasi prioritas dengan ikon Candi Borobudur.

Konsep kolaborasi ini meliputi pusat informasi pariwisata (tourism information centre) bersama, joint promotion road trip, dan joint merchandising. Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo memiliki beberapa ‘branding spot’ potensial yang bisa dimanfaatkan oleh TWC untuk mempromosikan potensi wisata.

Selain itu, Angkasa Pura I juga bersinergi dengan 5 BUMN untuk membangun Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di destinasi wisata Goa Lawa Purbalingga, Jawa Tengah pada Oktober 2019 lalu. Adapun lima mitra untuk membangun Balkondes tersebut yaitu PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Angkasa Pura II (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Pupuk Indonesia Holding Company.

Kolaborasi dengan intansi dan pelaku industri pariwisata lainnya juga dilakukan melalui inisiasi perusahaan yang dinamakan Collaborative Destination Development (CDD). CDD merupakan kegiatan focus group discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Angkasa Pura I sejak tahun 2015 untuk mengangkat keunggulan daerah yang mempunyai potensi pariwisata dan bisnis dengan cara melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, maskapai, hotelier, pelaku UKM, serta stakeholders pariwisata lainnya.

Tujuannya tidak lain yaitu mendukung program Pemerintah mengenai pariwisata dan bisnis daerah, mengembangkan eco tourism dan meperkenalkan budaya tourism friendly, pembangunan berkelanjutan serta percepatan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata. CDD dilakukan beberapa kali dalam setahun dan di lokasi yang berbeda namun masih berada di wilayah kerja Angkasa Pura I.

Dari berbagai upaya untuk membangun konektivitas udara dan pariwisata seperti yang dijabarkan di atas, Angkasa Pura I meyakini bahwa sinergi dan kolaborasi, salah satunya dengan #BUMNSeanteroNegeri, merupakan kunci utama agar objektif dapat tercapai dengan membawa manfaat bagi semua pihak.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Angkutan Nataru di 37...
Angkutan Nataru di 37 Bandara InJourney Airports Berjalan Sukses, Jumlah Penumpang Pesawat Sentuh 10,2 Juta
Jumlah Penumpang Pesawat...
Jumlah Penumpang Pesawat Tembus 10,2 Juta Selama Periode Nataru 2025/2026
Jabat Dewan Penasihat,...
Jabat Dewan Penasihat, Jokowi Pidato di Bloomberg Economy Forum Hari Ini
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Rekomendasi
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved