Buat Perbandingan, Begini Warga Australia Gunakan Stimulus Corona

Minggu, 16 Agustus 2020 - 06:02 WIB
loading...
A A A
Pada saat program tersebut diumumkan, Bendahara Negara Josh Frydenberg mengatakan, pemerintah tak ingin mendikte masyarakat Australia bagaimana membelanjakan dana tersebut. "Tapi yang kami ketahui dari pengalaman sebelumnya, mereka akan membelanjakan uang tersebut dan itu akan mendorong aktivitas ekonomi," ujarnya.

Namun, dari jutaan warga yang mendapatkan bantuan tersebut, tak semuanya menyalurkan kembali dana tersebut ke perekonomian dengan segera, sebanyak 29% menabungnya dan 28% menggunakannya untuk membayar beragam tagihan.

Masyarakat NSW kebanyakan menggunakannya untuk membayar tagihan rumah tangga (35%), dibandingkan 22% yang menabungkan uangnya. Survei itu juga menunjukkan 12% menggunakannya untuk membeli makanan. Sementara, kurang dari 10% menggunakannya untuk membayar cicilan atau sewa rumah.

Paket kedua, yang dinamai JobSeeker senilai 550 dolar dua minggu sekali bagi para penganggur dan penerima manfaat lainnya, dikucurkan bulan April dengan anggaran 14,1 miliar dolar Australia.

Data menunjukkan, hampir 70% dari stimulus itu dikucurkan bagi masyarakat berusia 65 tahun ke atas dan 45% dari kelompok itu kemudian memasukkan uang tersebut ke dalam tabungannya.

Direktur Program Keuangan Rumah Tangga Grattan Institute Brendan Coates mengatakan, para pensiunan memang cenderung menabung kelebihan uang yang didapatnya. "Riset kami menunjukkan bahwa rata-rata pensiunan adalah para penabung, dan itu juga berlaku bagi mereka yang masih menerima uang pensiun," tuturnya. "Mereka menabung untuk masa sulit, meskipun kondisi sebenarnya tengah susah," imbuhnya.

(Baca Juga: Takut Resesi, Tambahan Gaji dari Pemerintah Belum Tentu Dongkrak Konsumsi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Impor Darurat, Dua Kargo...
Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
Bos Danantara Temui...
Bos Danantara Temui 5 CEO Australia, Bahas Investasi Sektor Kesehatan hingga Nikel
3 Alasan PT Antam Impor...
3 Alasan PT Antam Impor Emas 30 Ton dari Singapura di 2024
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Siap-Siap Cek Rekening,...
Siap-Siap Cek Rekening, Gaji ke-13 Pensiunan ASN Resmi Disalurkan Mulai 2 Juni
Rekomendasi
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Perbandingan Biaya Hidup...
Perbandingan Biaya Hidup Menjadi Warga Singapura dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved