Penegakan Hukum Terhadap Penambangan Ilegal Dinilai Masih Lemah

Sabtu, 16 Maret 2024 - 07:01 WIB
loading...
Penegakan Hukum Terhadap...
Diskusi Menyoal Penegakan Hukum Illegal Mining di Indonesia yang digelar oleh Ikatan Wartawan Hukum, Jumat (15/3/2024). FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Beroperasinya ratusan tambang yang tidak memiliki izin alias ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai menunjukkan lemahnya penegakan hukum. Tak hanya merugikan negara, praktik penambangan ilegal tersebut juga berdampak kepada lingkungan dan kondisi sosial masyarakat.

Hal itu diungkap Praktisi Hukum Deolipa Yumara dalam diskusi "Menyoal Penegakan Hukum Illegal Mining di Indonesia" yang digelar oleh Ikatan Wartawan Hukum, Jumat (15/3/2024). Menurut data yang diperoleh Deolipa Yumara Institut, ratusan tambang ilegal di Kaltim tersebut beroperasi tanpa ada tindakan oleh pemerintah ataupun penegak hukum.

Baca Juga: 3.000 Hektare Tambang Ilegal Terendus di Sekitar IKN

"Kita dapat informasi ada 200 titik (tambang ilegal) dan ini masih sebagian kecilnya," terang Deolipa dalam diskusi tersebut. Menurut dia, penambangan batu bara secara ilegal ini kerap beroperasi di antara dua tambang legal.

Menurut Deolipa, penambangan tak berizin itu beroperasi dengan memanfaatkan pelabuhan ilegal. Dari pelabuhan tersebut, satu kapal tongkang pengangkut batu bara ilegal seberat 7.500 ton bisa menghasilkan keuntungan Rp8 miliar. Dalam sehari, sambung dia, bisa 15 kapal tongkang beroperasi mengangkut hasil penambangan ilegal tersebut. "Kerugian negara bisa triliunan," tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aparat Diminta Tindak...
Aparat Diminta Tindak Tegas Penambangan Ilegal di Bolmong
Sikat Tambang Ilegal...
Sikat Tambang Ilegal dalam Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang!
50 Ribu Ton Batubara...
50 Ribu Ton Batubara Tak Bertuan di Kutai Kartanegara Diamankan ESDM
Bahlil Bakal Jatuhi...
Bahlil Bakal Jatuhi Denda Rp6,5 Miliar Bagi Pelanggar Penambangan di Kawasan Hutan
Tambang Ilegal Merajalela...
Tambang Ilegal Merajalela di Sekitar IKN, Kawasan Konservasi Dikeruk
Respons Bahlil Soal...
Respons Bahlil Soal Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika: Proses Hukum Aja!
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Rekomendasi
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved