Perbedaan BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Pelabuhan Indonesia
Rabu, 20 Maret 2024 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Pada operasinya, PT Pelni tak hanya bertugas mengoperasikan kapal-kapal yang melayani rute pelayaran di wilayah Indonesia. Seiring waktu, cakupannya berkembang ke bidang jasa lain, seperti keagenan, operasi terminal dan pergudangan, pemeliharaan kapal dan usaha dok, charter dan broker kapal hingga konsultan.
Selain itu, PT Pelni juga mendukung pengembangan pariwisata bahari Indonesia. Dalam hal ini, mereka memberikan layanan paket wisata bahari ke pulau-pulau yang memiliki keindahan bawah laut yang mengagumkan, seperti Raja Ampat, Wakatobi, Banda Neira, Pulau Komodo, dan lainnya.
2. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)
Latar belakang pendirian PT Pelindo adalah keberadaan pelabuhan-pelabuhan kecil di Indonesia yang biasa dijadikan tempat persinggahan dan pusat perdagangan para pedagang dari belahan dunia. Sebelumnya, dibentuk 4 Pelindo untuk mengelola kepelabuhanan di masing-masing wilayah Indonesia.
Pada 2021, terjadi merger atau integrasi keempat Pelindo menjadi satu yang kemudian diberi nama PT Pelabuhan Indonesia. Ketentuan tersebut didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke Dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).
Pelindo II bertugas sebagai holding induk (perusahaan induk), sementara tiga sisanya (Pelindo I,III, IV) bertindak sebagai sub-holding. Berdasarkan Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia nomor : S-756/MBU/10/2021 tanggal 1 Oktober 2021 perihal Persetujuan Perubahan nama, Perubahan Anggaran dasar dan Logo Perusahaan, nama Pelindo II berganti menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau biasa dikenal Pelindo.
Baca Juga: Rusia-Prancis di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya
Selain itu, PT Pelni juga mendukung pengembangan pariwisata bahari Indonesia. Dalam hal ini, mereka memberikan layanan paket wisata bahari ke pulau-pulau yang memiliki keindahan bawah laut yang mengagumkan, seperti Raja Ampat, Wakatobi, Banda Neira, Pulau Komodo, dan lainnya.
2. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)
Latar belakang pendirian PT Pelindo adalah keberadaan pelabuhan-pelabuhan kecil di Indonesia yang biasa dijadikan tempat persinggahan dan pusat perdagangan para pedagang dari belahan dunia. Sebelumnya, dibentuk 4 Pelindo untuk mengelola kepelabuhanan di masing-masing wilayah Indonesia.
Pada 2021, terjadi merger atau integrasi keempat Pelindo menjadi satu yang kemudian diberi nama PT Pelabuhan Indonesia. Ketentuan tersebut didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke Dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).
Pelindo II bertugas sebagai holding induk (perusahaan induk), sementara tiga sisanya (Pelindo I,III, IV) bertindak sebagai sub-holding. Berdasarkan Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia nomor : S-756/MBU/10/2021 tanggal 1 Oktober 2021 perihal Persetujuan Perubahan nama, Perubahan Anggaran dasar dan Logo Perusahaan, nama Pelindo II berganti menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau biasa dikenal Pelindo.
Baca Juga: Rusia-Prancis di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya
Lihat Juga :