Tampung Minyak Rusia di Tengah Sanksi Barat, China Bakal Cetak Rekor
Kamis, 21 Maret 2024 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan tanker negara Rusia, Sovcomflot belum lama ini mengakui mengalami hambatan dalam operasional seperti dilansir Bloomberg, usai dihantam sanksi Barat.
Bagi para pembeli, sanksi Barat ini telah menambah biaya pengiriman, serta makin sulit mencari kapal tanker yang bersedia membawa minyak Rusia. Sementara itu, diskon campuran minyak Ural Rusia semakin besar, yakni naik USD4 per barel pada bulan Februari.
Pada bulan yang sama, impor India untuk minyak mentah Rusia turun 420.000 barel per hari. Menurut Bloomberg, kisaran biaya untuk mengimpor minyak mentah Ural ke negara itu sekarang sekitar 20% dari harga ekspor ketika meninggalkan Rusia.
Dan meskipun pembelian China melonjak, para pedagang juga menganggap harga yang diminta Moskow terlalu tinggi, seperti disampaikan sumber yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dilansir Bussines Insider. Negara ini juga tidak kebal terhadap sanksi sekunder dari AS dan sekutunya, dan bisa berarti bahwa bank-bank China bakal ragu-ragu untuk bergabung dalam perdagangan minyak Rusia.
Bagi para pembeli, sanksi Barat ini telah menambah biaya pengiriman, serta makin sulit mencari kapal tanker yang bersedia membawa minyak Rusia. Sementara itu, diskon campuran minyak Ural Rusia semakin besar, yakni naik USD4 per barel pada bulan Februari.
Pada bulan yang sama, impor India untuk minyak mentah Rusia turun 420.000 barel per hari. Menurut Bloomberg, kisaran biaya untuk mengimpor minyak mentah Ural ke negara itu sekarang sekitar 20% dari harga ekspor ketika meninggalkan Rusia.
Dan meskipun pembelian China melonjak, para pedagang juga menganggap harga yang diminta Moskow terlalu tinggi, seperti disampaikan sumber yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dilansir Bussines Insider. Negara ini juga tidak kebal terhadap sanksi sekunder dari AS dan sekutunya, dan bisa berarti bahwa bank-bank China bakal ragu-ragu untuk bergabung dalam perdagangan minyak Rusia.
(akr)
Lihat Juga :