India Larang Ekspor Bawang Merah Tanpa Batas Waktu, Tetangga Indonesia Kena Imbasnya

Selasa, 26 Maret 2024 - 07:46 WIB
loading...
A A A
Keputusan ini diambil ketika Perdana Menteri Narendra Modi sedang berupaya mengamankan masa jabatannya untuk ketiga kalinya secara beruntun jelang pemilihan mulai 19 April, mendatang.

Sementara itu larangan ekspor bawang merah bakal memperngaruhi beberapa negara yang mengandalkan pasokan dari India. Negara-negara seperti Bangladesh, Malaysia, Nepal dan Uni Emirat Arab diketahui telah bergantung pada impor dari India.

Deretan negara tersebut membutuhkan pasokan dari India untuk mengisi kesenjangan domestik dan memperkuat pasokan bawang. Dimana banyak dari negara-negara tersebut sedang berusaha mengendalikan lonjakan harga tinggi sejak larangan berlaku.

"Langkah India memungkinkan eksportir saingan untuk menawarkan harga yang jauh lebih tinggi karena pembeli tidak punya pilihan," kata eksekutif lain di sebuah perusahaan ekspor yang berbasis di Mumbai.

Pedagang memperkirakan bahwa India, yang memiliki waktu pengiriman lebih pendek daripada saingannya seperti China atau Mesir untuk banyak pasar, menyumbang lebih dari setengah dari semua impor bawang oleh negara-negara Asia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved