Sri Mulyani Minta Tak Panik Hadapi Gonjang-ganjing Ekonomi Global

Senin, 22 Oktober 2018 - 21:33 WIB
Sri Mulyani Minta Tak...
Sri Mulyani Minta Tak Panik Hadapi Gonjang-ganjing Ekonomi Global
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta, masyarakat tidak panik dalam menghadapi gejolak perekonomian global yang tidak sedikit berdampak kepada ekonomi nasional. Lebih lanjut Ia menegaskan bakal bertanggung jawab melindungi perekonomian Indonesia saat menghadapi ketidakpastian global.

"Bagaimana agar negara ini jangan panik di tengah gonjang-ganjing perekonomian global. Namun tetap, jangan sampai melepaskan kewaspadaan sedikit pun," ujar Menkei Sri Mulyani di Jakarta, Senin (22/10/2018).

Mantan Direktur Bank Dunia itu juga meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia harus membiasakan diri untuk tidak saling menyalahkan. Karena menurutnya kejadian di masa lalu harus dijadikan pelajaran agar bisa lebih baik lagi. "Jangan mudah sekali saling menyalahkan. Kita harus menjadi waspada tanpa panik, sebab ini merupakan gejolak ekonomi yang perlu kita hadapi bersama," jelasnya.

Seperti diketahui saat ini nilai tukar rupiah terus merosot terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga tembus level Rp15.187/USD. Sentimen global di antaranya tren kenaikan suku bunga acuan AS alias Fed rate, perang dagang dua ekonomi terbesar dunia yakni Amerika Serikat versus China hingga krisis pada beberapa negara seperti Italia, bisa menjadi efek negatif bagi ekonomi RI.

Sementara itu sebelumnya, Menkeu mengibaratkan ekonomi Indonesia saat ini seperti halnya mobil yang sedang berjalan, kadang harus menghadapi medan berliku dan melewati banyak jalan berlubang. Namun Ia menebar optimistis, yakni menerangkan bahwa realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun 2018 mencapai 5,17% dan kuartal-II 2018 di level 5,27% terdongkrak oleh konsumsi, investasi, belanja pemerintah dan ekspor.

"Sampai hari ini saya sampaikan dari sisi pertumbuhan ekonomi, masih mencatat suatu momentum yang sangat positif semester I yakni 5,17%. Bahkan kuartal II 5,27% itu didukung semua sisi demand konsumsi, investasi, government spending, ekspor meskipun impor juga meningkat," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
19 menit yang lalu
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
3 jam yang lalu
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
4 jam yang lalu
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Jerman Tak Berdaya Hadapi...
Jerman Tak Berdaya Hadapi Rudal Oreshnik Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved