UU Titanic Bisa Untungkan Pemilik Kapal Penabrak Jembatan Baltimore

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:03 WIB
loading...
UU Titanic Bisa Untungkan...
Jembatan di kota Baltimore, Amerika Serikat (AS) ambruk usai ditabrak kapal kargo berbendera Singapura. Kapal menabrak Jembatan Francis Scott Key di Baltimore. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Sebuah undang-undang dari tahun 1850-an, yang dipicu sebuah tragedi bersejarah, bisa jadi penyelamat perusahaan asuransi Inggris setelah insiden jembatan Baltimore runtuh baru-baru ini. Analis hukum mengindikasikan bahwa Grace Ocean yang berbasis di Singapura, pemilik kapal yang menabrak struktur tersebut, dan perusahaan asuransinya, Brittania P&I, dapat mengurangi tanggung jawab finansialnya dengan menggunakan undang-undang yang relatif tidak dikenal dari abad ke-19.

Undang-undang ini, yang terutama digunakan oleh pemilik Titanic untuk membatasi kerugian finansial setelah bencana tahun 1912, dapat memainkan peran penting dalam situasi saat ini. Insiden tersebut, yang mengakibatkan gangguan signifikan pada sistem transportasi AS bagian timur dan potensi korban jiwa, telah menempatkan pemilik kapal dalam situasi hukum yang genting.

Baca Juga: Jembatan Baltimore Runtuh, Ekspor Batu Bara Global Bisa Kocar-kacir

Kapal yang diberi nama Dali dan disewa oleh perusahaan pelayaran raksasa Maersk untuk pelayarannya, bisa jadi akan menghadapi klaim kerusakan yang mencapai ratusan juta dolar akibat kekacauan dan kerusakan yang ditimbulkan.

The Edge Malaysia melaporkan pertarungan hukum ini diperkirakan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk operator jembatan dan kerabat dari enam orang yang dikhawatirkan tewas setelah tabrakan di Sungai Patapsco. Melansir Insuarance Business, para ahli berpendapat bahwa sifat jembatan yang tidak bergerak berarti tanggung jawab kemungkinan besar berada di tangan Grace Ocean.

Tanggung Jawab Terbatas

Hukum maritim 1851 dapat secara signifikan mengurangi beban keuangan Grace Ocean dengan membatasi pertanggungjawabannya pada nilai pasca-kecelakaan kapal dan pendapatan pengangkutan yang dihasilkannya, menurut Martin Davies, direktur Pusat Hukum Maritim Universitas Tulane. Potensi keringanan ini dapat berarti perbedaan antara tanggung jawab puluhan juta dolar dibandingkan dengan jumlah total klaim kerusakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Rekomendasi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Antusiasme Tinggi! 6.500...
Antusiasme Tinggi! 6.500 Siswa Ramaikan Audisi Liga Bintang Juara, Babak Utama Segera Dimulai!
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved