Kantongi Kuota Impor Beras 3,6 Juta Ton, Bos Bulog: 650.000 Ton Sudah Masuk

Rabu, 03 April 2024 - 08:00 WIB
loading...
Kantongi Kuota Impor...
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mencatat total kuota impor beras yang dikantongi perusahaan sebesar 3,6 juta ton. Namun realisasinya baru 650.000 ton. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mencatat total kuota impor beras yang dikantongi perusahaan sebesar 3,6 juta ton. Namun realisasinya baru 650.000 ton.Sementara itu, 350.000 dari total kuota impor sudah dikontrak dengan negara mitra. Targetnya, akan didatangkan ke Tanah Air pada tahun ini.

“Sudah 650.000 yang sudah masuk atau di pelabuhan, dan 350.000 yang sudah kontrak. Jadi hampir 1 juta, semua kuota di 2024,” ujar Dirut Bulog Bayu saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2024).

Baca Juga: Impor Beras Sepanjang 2024 Capai 880,82 Ribu Ton, RI Rogoh Kocek Rp8,7 Triliun

Dia mengatakan, belum ada rencana untuk menambah impor beras tahun ini, mengingat Bulog sudah mengantongi kuota impor sebesar 3,6 juta ton. Angka ini juga diluar dari 1 juta impor atas carry over dari kuota yang ditetapkan sejak tahun 2023 lalu.

"Semoga tidak, dari yang 3,6 (juta ton) ya bukan dari yang 1 (juta ton), pokoknya pada saat ini saya tidak berniat untuk minta tambahan (impor)," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Infografis
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved