Tak Peduli Boikot, McDonald's Akan Selamatkan 225 Gerainya di Israel
Sabtu, 06 April 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Polandia Panggil Dubes Israel, Murka Warganya Dibantai Saat Misi Bantuan di Gaza
Merek-merek Barat lainnya, seperti KFC, Starbucks, dan Unilever, juga menghadapi reaksi keras atas persepsi mereka terhadap konflik Israel-Palestina dan melaporkan kerugian finansial pada kuartal keempat tahun 2023. Di Pakistan, pengunjuk rasa anti-Israel membakar sebuah restoran KFC minggu lalu.
Boikot terhadap merek-merek besar Barat terjadi setelah Israel melancarkan operasi militer di Gaza menyusul serangan militan Hamas ke bagian selatan negara itu pada Oktober lalu. Selama serangan itu, lebih dari 1.200 orang tewas dan sejumlah sandera disandera.
Kampanye Israel telah menyebabkan sedikitnya 33.000 warga Palestina tewas, dan lebih dari 75.000 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Pelapor Dewan Hak Asasi Manusia PBB Francesca Albanese menuduh Israel melakukan genosida di daerah kantong tersebut.
Merek-merek Barat lainnya, seperti KFC, Starbucks, dan Unilever, juga menghadapi reaksi keras atas persepsi mereka terhadap konflik Israel-Palestina dan melaporkan kerugian finansial pada kuartal keempat tahun 2023. Di Pakistan, pengunjuk rasa anti-Israel membakar sebuah restoran KFC minggu lalu.
Boikot terhadap merek-merek besar Barat terjadi setelah Israel melancarkan operasi militer di Gaza menyusul serangan militan Hamas ke bagian selatan negara itu pada Oktober lalu. Selama serangan itu, lebih dari 1.200 orang tewas dan sejumlah sandera disandera.
Kampanye Israel telah menyebabkan sedikitnya 33.000 warga Palestina tewas, dan lebih dari 75.000 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Pelapor Dewan Hak Asasi Manusia PBB Francesca Albanese menuduh Israel melakukan genosida di daerah kantong tersebut.
(fjo)
Lihat Juga :