Iran Serang Israel, Harga Emas Terbang ke Titik Tertinggi

Minggu, 14 April 2024 - 07:49 WIB
loading...
Iran Serang Israel,...
Harga emas meningkat ke titik tertinggi sepanjang sejarah jelang serangan Iran ke Israel. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Harga emas mencapai titik tertinggi dipicu kekhawatiran akan perang Iran-Israel. Harga logam mulia itu telah naik ke titik tertinggi sepanjang masa pada hari Jumat (12/4), melonjak di atas USD2.400 per ounce seiring serbuan investor ke aset-aset safe-haven global.

Mengutip Russia Today, harga emas spot naik 2,4% ke rekor tertinggi USD2,431.52 per ounce sebelum kemudian sempat beberapa kali kembali meningkat. Harga emas tercatat naik 4% selama seminggu dan 16% sepanjang tahun ini, melebihi kenaikan 13% yang tercatat sepanjang tahun 2023.

Baca Juga: Perang Iran dan Israel Dimulai! 100 Rudal dan Drone Diluncurkan ke Wilayah Zionis

Para analis mengaitkan kenaikan ini dengan permintaan investor terhadap aset-aset safe-haven di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Para pejabat AS sejak Jumat telah mengeluarkan peringatan bahwa Iran dapat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel dalam 24 hingga 48 jam ke depan. Hal itu terbukti setelah Iran Sabtu (13/4) malam meluncurkan puluhan rudal dan drone menargetkan Israel.

"Faktor positif bagi emas lebih besar daripada faktor negatifnya. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah adalah pendorong utama lonjakan harga emas baru-baru ini," ungkap Chris Gaffney, Presiden Pasar Dunia di EverBank, seperti dikutip oleh Reuters.

Baca Juga: Meroket! Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp18.000 ke Rp1.324.000 per Gram

Kepala analisis pasar di StoneX Financial Ltd., Rhona O'Connell, juga mengatakan bahwa "risiko geopolitik adalah titik tumpu di sini," dan bahwa dalam satu tahun dengan lebih dari 50 pemilu lokal dan nasional, ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah menambah "bahan bakar lebih lanjut ke dalam api."

Investor biasanya beralih ke emas pada saat ketidakpastian pasar terjadi untuk melindungi nilai risiko dan sebagai penyimpan nilai. Selama ribuan tahun, emas batangan dipandang sebagai aset yang aman selama periode ketidakstabilan ekonomi, krisis pasar saham, konflik militer, dan pandemi.

Logam mulia lainnya juga meningkat, di mana perak naik 4% menjadi USD29,60 per ounce, harga tertinggi sejak awal tahun 2021. Paladium naik 2,7% menjadi USD1.075 dan platinum naik di atas level psikologis utama USD1.000 per ounce ke level tertinggi di tahun ini.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Rekomendasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved