alexametrics

BPJS Ketenagakerjaan Ajak CFO Club Peduli Manfaat Jaminan Sosial

loading...
BPJS Ketenagakerjaan Ajak CFO Club Peduli Manfaat Jaminan Sosial
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh stakeholder untuk mewujudkan universal coverage bagi seluruh pekerja di Indonesia.
A+ A-
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh stakeholder untuk mewujudkan universal coverage bagi seluruh pekerja di Indonesia. Salah satu langkah yang ditempuh kali ini dengan menyajikan paparan komprehensif tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan kepada kurang lebih 120 Direktur Keuangan dan Head of Finance yang tergabung dalam CFO Club Indonesia, bertajuk CFO Gathering dan Sharing Session pada Jumat (30/12/2018) di Jakarta Selatan.

Kegiatan ini bertujuan sebagai harmonisasi eksistensi BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan kepesertaan penuh bagi seluruh pekerja di Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial di Indonesia.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa CFO Gathering dan Sharing Session ini juga untuk mendapatkan masukan dan menyamakan persepsi terhadap pemahaman ketentuan atau regulasi terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai pelaksana Undang-Undang serta manfaat maksimal yang didapat oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.



"Peserta pada kegiatan ini merupakan para direktur keuangan yang merupakan pemegang keputusan strategis dan financial controller yang mempunyai kewajiban untuk memastikan kepatuhan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk kesejahteraan pegawai," kata Agus.

Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Evi Afiatin, menyebutkan bahwa pihaknya mendorong agar stakeholder mendapatkan informasi manfaat program termasuk pengembangan dana yang diberikan untuk peserta JHT.

Evi berharap dengan paparan ini akan mendorong perusahaan untuk mendaftarkan karyawannya sesuai dengan kondisi sesungguhnya, baik itu jumlah upah yang diterima masing-masing karyawan, jumlah tenaga kerja yang bekerja pada institusinya hingga pendaftaran pada semua program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan, dan membayarkan iuran tepat waktu, sehingga para pekerja dapat menerima sesuai dengan hak-haknya.

Dalam rangkaian CFO Gathering, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan pula kegiatan sharing session Outlook Ekonomi Indonesia Tahun 2019 dengan Keynote Speaker antara lain Soerjono, Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Penguatan Struktur Industri, dan ekonom senior Anton Hermanto Gunawan.

Sampai dengan Oktober kemarin, BPJS Ketenagakerjaan telah mengelola jumlah peserta terdaftar sebanyak 49 juta orang, dan peserta aktif 29 juta orang. Sementara pada sektor penerimaan iuran BPJS Ketenagakerjaan meraih capaian Rp52,5 triliun. Di samping itu BPJS Ketenagakerjaan juga telah membayarkan klaim jaminan untuk semua program sejumlah Rp20 triliun. Total dana kelolaan telah mencapai Rp345 triliun dengan hasil investasi sebesar Rp23 triliun.
(akn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak