Penjualan Tergerus Pesaing China, Tesla Bakal PHK 10% Tenaga Kerja

Senin, 15 April 2024 - 19:43 WIB
loading...
A A A
Rencana PHK ini terjadi setelah Tesla melaporkan bulan ini bahwa pengiriman kendaraan global pada kuartal pertama turun untuk pertama kalinya dalam hampir empat tahun, karena pemotongan harga gagal meningkatkan permintaan. Tesla, yang melaporkan pendapatan kuartalannya pada tanggal 23 April, bersiap menghadapi perlambatan pada tahun 2024 setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan penjualan yang pesat.

Baca Juga: Gaet Produsen EV Dunia, Insentif PPnBM DTP dan Impor Kendaraan Listrik Diberikan hingga 2025

Produsen mobil listrik ini lamban memperbarui model-model lamanya karena suku bunga yang tinggi telah melemahkan selera konsumen terhadap barang-barang mahal, sementara para pesaingnya di China, pasar mobil terbesar di dunia, meluncurkan model-model yang lebih murah. Reuters melaporkan bulan ini bahwa Tesla telah membatalkan mobil murah yang telah lama dijanjikan oleh investor untuk mendorong pertumbuhan pasar massal.

Perusahaan ini berupaya untuk meningkatkan marginnya, yang telah terpuruk akibat pemotongan harga berulang kali, terutama di China di mana perusahaan tersebut menghadapi persaingan ketat dari pesaing lokalnya, termasuk pemimpin pasar BYD, yang mengambil alih posisi perusahaan AS tersebut sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia pada kuartal keempat, dan juga pendatang baru Xiaomi.

Tesla mencatat margin laba kotor sebesar 17,6% pada kuartal keempat, terendah dalam lebih dari empat tahun. Tesla sebelumnya telah memberhentikan 4% tenaga kerjanya di New York pada Februari tahun lalu sebagai bagian dari siklus tinjauan kinerja dan sebelum kampanye serikat pekerja diluncurkan oleh karyawannya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif Kendaraan Listrik Idealnya Dicabut Bertahap
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Kemudikan Tesla Cybertruck ke Dalam Danau
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
J-10 China Jagoan Pakistan...
J-10 China Jagoan Pakistan Pemangsa 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved