Desak CEO Putus Kontrak Rp19 T dengan Israel, 28 Karyawan Google Dipecat
Kamis, 18 April 2024 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
"Saya sangat marah," kata salah satu karyawan yang dipecat yang membantu mengorganisir aksi duduk tetapi tidak berpartisipasi secara langsung.
"Ini adalah respon yang sangat tidak proporsional terhadap para pekerja yang membela moralitas dan meminta pertanggungjawaban Google atas janji-janjinya. Memecat orang yang terkait dengan acara yang tidak mereka sukai, sungguh tidak bisa dipercaya."
Baca Juga: Iran Bersiap Ladeni Serangan Balasan Israel, Tarik Penasihat Militernya dari Suriah
Berdasarkan laporan New York Post, para karyawan pro-Palestina yang tergabung dalam kelompok "No Tech for Apartheid" tersebut membacakan pernyataan yang mengecam Google atas kontraknya dengan pemerintah Israel. Mereka menuntut Google membatalkan partisipasi dalam Project Nimbus. Proyek dengan kontrak senilai USD1,2 miliar atau setara Rp19 triliun tersebut melibatkan Google Cloud dan Amazon Web Services.
"Ini adalah respon yang sangat tidak proporsional terhadap para pekerja yang membela moralitas dan meminta pertanggungjawaban Google atas janji-janjinya. Memecat orang yang terkait dengan acara yang tidak mereka sukai, sungguh tidak bisa dipercaya."
Baca Juga: Iran Bersiap Ladeni Serangan Balasan Israel, Tarik Penasihat Militernya dari Suriah
Berdasarkan laporan New York Post, para karyawan pro-Palestina yang tergabung dalam kelompok "No Tech for Apartheid" tersebut membacakan pernyataan yang mengecam Google atas kontraknya dengan pemerintah Israel. Mereka menuntut Google membatalkan partisipasi dalam Project Nimbus. Proyek dengan kontrak senilai USD1,2 miliar atau setara Rp19 triliun tersebut melibatkan Google Cloud dan Amazon Web Services.
(nng)
Lihat Juga :