Kolaborasi Agung Podomoro dan Perbankan Dorong Pertumbuhan Properti Nasional
Jum'at, 19 April 2024 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Indonesia tahun 2024 akan tumbuh 4,7%-5,5%. Pertumbuhan ekonomi yang kuat tersebut ditopang oleh keberlanjutan berbagai Proyek Strategis Nasional di berbagai daerah dan berkembangnya properti swasta imbas berbagai insentif yang diberikan pemerintah. Permintaan domestik dan daya beli masyarakat juga tetap baik ditunjukkan melalui berbagai indikator seperti indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan ritel, dan indeks manufaktur yang berada di zona optimis.
Podomoro Vaganza di Surabaya menghadirkan mahakarya prestisius dari Agung Podomoro yaitu Podomoro City Deli Medan, Borneo Bay Balikpapan, The Premiere Hills Samarinda, dan The Sky Apartment Jakarta dengan beragam promo menarik.
Lihat Foto: Grand Opening Club House Kedua Kota Podomoro Tenjo
Puncak acara Podomoro Vaganza nantinya akan diselenggarakan di The Westin Surabaya, Ballroom 3 pada tanggal 20 April 2024 yang akan dimeriahkan oleh Delon. Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 11% diproyeksi akan membangkitkan pasar rumah tapak dan apartemen 2024. Kemudahan ini dinilai akan membangkitkan prospek hunian yang semakin cerah, sejalan dengan komitmen Agung Podomoro untuk menjawab kebutuhan hunian nasional.
Prospek industri properti di Indonesia ini sejalan dengan Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia. Bank Sentral mencatat pada kuartal IV 2023, penjualan properti residensial di pasar primer tumbuh 3,27% (year-on-year) yang ditopang oleh peningkatan penjualan pada seluruh tipe rumah.
Podomoro Vaganza di Surabaya menghadirkan mahakarya prestisius dari Agung Podomoro yaitu Podomoro City Deli Medan, Borneo Bay Balikpapan, The Premiere Hills Samarinda, dan The Sky Apartment Jakarta dengan beragam promo menarik.
Lihat Foto: Grand Opening Club House Kedua Kota Podomoro Tenjo
Puncak acara Podomoro Vaganza nantinya akan diselenggarakan di The Westin Surabaya, Ballroom 3 pada tanggal 20 April 2024 yang akan dimeriahkan oleh Delon. Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 11% diproyeksi akan membangkitkan pasar rumah tapak dan apartemen 2024. Kemudahan ini dinilai akan membangkitkan prospek hunian yang semakin cerah, sejalan dengan komitmen Agung Podomoro untuk menjawab kebutuhan hunian nasional.
Prospek industri properti di Indonesia ini sejalan dengan Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia. Bank Sentral mencatat pada kuartal IV 2023, penjualan properti residensial di pasar primer tumbuh 3,27% (year-on-year) yang ditopang oleh peningkatan penjualan pada seluruh tipe rumah.
(nng)
Lihat Juga :