BCA Cetak Laba Bersih Rp12,9 Triliun di Kuartal I-2024
Senin, 22 April 2024 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Din Syamsuddin: Putusan MK Bukan Kiamat
Hal serupa terjadi pada kredit konsumer yang meningkat 14,9% (YoY) menjadi Rp201,6 triliun. Pertumbuhan kredit konsumer ditopang oleh KPR BCA yang naik 11,0% (YoY) mencapai Rp121,7 triliun, KKB yang tumbuh 22,2% (YoY) menjadi Rp59,8 triliun, serta kenaikan outstanding pinjaman konsumer lainnya (sebagian besar merupakan kartu kredit) sebesar 22,6% (YoY) mencapai Rp17,1 triliun.
Penyaluran kredit BCA ke sektor-sektor berkelanjutan pada Maret 2024 tumbuh 9,1% (YoY), menyentuh Rp197,4 triliun atau setara 23,5% dari total portofolio pembiayaan. Pertumbuhan kredit tersebut diklaim diikuti perbaikan kualitas pinjaman, sejalan dengan portofolio kredit yang direstrukturisasi berangsur kembali ke pembayaran normal.
Tercatat, rasio loan at risk (LAR) berada di angka 6,6% pada kuartal I-2024, turun dibandingkan angka setahun lalu yaitu 9,8%. Rasio kredit bermasalah (NPL) juga terjaga di angka 1,9% dan rasio pencadangan NPL dan LAR berada pada level yang solid, masing-masing 220,3% dan 71,9%.
Hal serupa terjadi pada kredit konsumer yang meningkat 14,9% (YoY) menjadi Rp201,6 triliun. Pertumbuhan kredit konsumer ditopang oleh KPR BCA yang naik 11,0% (YoY) mencapai Rp121,7 triliun, KKB yang tumbuh 22,2% (YoY) menjadi Rp59,8 triliun, serta kenaikan outstanding pinjaman konsumer lainnya (sebagian besar merupakan kartu kredit) sebesar 22,6% (YoY) mencapai Rp17,1 triliun.
Penyaluran kredit BCA ke sektor-sektor berkelanjutan pada Maret 2024 tumbuh 9,1% (YoY), menyentuh Rp197,4 triliun atau setara 23,5% dari total portofolio pembiayaan. Pertumbuhan kredit tersebut diklaim diikuti perbaikan kualitas pinjaman, sejalan dengan portofolio kredit yang direstrukturisasi berangsur kembali ke pembayaran normal.
Tercatat, rasio loan at risk (LAR) berada di angka 6,6% pada kuartal I-2024, turun dibandingkan angka setahun lalu yaitu 9,8%. Rasio kredit bermasalah (NPL) juga terjaga di angka 1,9% dan rasio pencadangan NPL dan LAR berada pada level yang solid, masing-masing 220,3% dan 71,9%.
(fjo)
Lihat Juga :