Pertamina Dorong Masyarakat Beli BBM Selagi Diskon 30%
Jum'at, 01 Mei 2020 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
“Ayo kalau ada yang mau nimbun BBM, 30% dari sekarang. Jadi jangan terpaku dengan harga nggak turun. Silahkan beli sekarang harganya sudah didiskon,” ajak Nicke.
Tidak hanya itu, Pertamina juga memberikan diskon sebesar 50% bagi pengemudi ojek online yang membeli menggunakan aplikasi MyPertamina berlaku 14 April-12 Juni 2020. Pembelian tersebut berlaku setiap transaksi sebesar Rp15.000 bagi 10.000 driver ojol setiap harinya.
Nicke mengatakan, berbagai macam diskon tersebut dipilih sebagai upaya perusahaan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, Pertamina belum bisa menurunkan harga BBM lantaran terganjal aturan formula perhitungan harga BBM yang ditetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Apabila mengacu pada aturan formula harga yang ditetapkan, maka penurunan harga BBM belum bisa diimplementasikan karena mengacu harga minyak mentah pada dua bulan sebelumnya yang rata-rata masih mahal.
“Mungkin bisa baca dari formula yang ditetapkan oleh ESDM. Dengan formula itu kita melihat dua bulan ke belakang sehingga kalau kita lihat adalah bulan Februari sehingga harganya masih tinggi,” ungkapnya.
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 62K/MEN/2020 memang terjadi anomali antara perhitungan rata-rata publikasi Mean Of Pleats Singapore (MOPS) atau Argus dihitung dari dua bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan. Melalui formula tersebut, perhitungan MOPS saat ini lebih murah dibandingkan harga minyak mentah.
Tidak hanya itu, Pertamina juga memberikan diskon sebesar 50% bagi pengemudi ojek online yang membeli menggunakan aplikasi MyPertamina berlaku 14 April-12 Juni 2020. Pembelian tersebut berlaku setiap transaksi sebesar Rp15.000 bagi 10.000 driver ojol setiap harinya.
Nicke mengatakan, berbagai macam diskon tersebut dipilih sebagai upaya perusahaan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, Pertamina belum bisa menurunkan harga BBM lantaran terganjal aturan formula perhitungan harga BBM yang ditetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Apabila mengacu pada aturan formula harga yang ditetapkan, maka penurunan harga BBM belum bisa diimplementasikan karena mengacu harga minyak mentah pada dua bulan sebelumnya yang rata-rata masih mahal.
“Mungkin bisa baca dari formula yang ditetapkan oleh ESDM. Dengan formula itu kita melihat dua bulan ke belakang sehingga kalau kita lihat adalah bulan Februari sehingga harganya masih tinggi,” ungkapnya.
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 62K/MEN/2020 memang terjadi anomali antara perhitungan rata-rata publikasi Mean Of Pleats Singapore (MOPS) atau Argus dihitung dari dua bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan. Melalui formula tersebut, perhitungan MOPS saat ini lebih murah dibandingkan harga minyak mentah.
Lihat Juga :