Mentan Amran: Fenomena Cuaca Aneh Mulai Ganggu Sektor Pertanian

Kamis, 25 April 2024 - 14:19 WIB
loading...
Mentan Amran: Fenomena...
Fenomena cuaca yang belum pernah terjadi sebelumnya mengancam pertanian di sejumlah daerah di Indonesia. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perubahan iklim mulai berdampak negatif bagi sektor pertanian di dalam negeri. Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman yang merujuk pada fenomena cuaca yang tidak pernah terjadi sebelumnya di sejumlah lahan pertanian di Indonesia.

Mentan Amran dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian dengan Kepolisian Negara RI, Kamis (25/4/2024), menyebutkan fenomena ini terjadi di banyak lahan pertanian di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Gawat! Mentan Amran Sebut Krisis Pangan Bayangi Indonesia

"Ada fenomena yang kami tidak pernah temukan sebelumnya, di Jawa Tengah dan Jawa Timur kami mencoba tanam, tetapi tiba-tiba hujan terhenti. Itu 2 minggu semua tanaman hangus," ujar Menteri Amran di sela-sela sambutannya.

Keanehan cuaca tersebut menurutnya menyebabkan para petani mengalami kerugian dengan jumlah yang fantastis. "Dan itu kerugian ratusan miliar sampai triliunan, seketika. Bisa dibayangkan, kelihatan ada hujan tapi setelah tanam tiba-tiba (hujan) terhenti, 2-3 minggu (tidak hujan) sehingga tanaman mulai dari nol kembali," tuturnya.

Baca Juga: Waspada! BMKG Warning Ancaman Krisis Pangan Indonesia Tahun 2050

Mentan Amran juga mengungkapkan potensi krisis pangan yang tengah membayangi dunia saat ini akibat perubahan iklim. Menurut dia, tak hanya Indonesia, banyak negara di seluruh sendiri bisa terancam kelaparan jika krisis pangan ini terjadi.

Dia mengatakan, krisis tersebut dipicu perubahan iklim, dimana telah terjadi pemanasan global sebesar 1,2 derajat dan menuju 1,5 derajat di 2030. Jika ini terus berlangsung, maka sektor pertanian akan terancam dan beberapa negara rentan kelaparan.

"Ini terberat sepengetahuan kami mengenal pertanian, inilah situasi terberat tahun ini. Kalau krisis kesehatan terjadi kita masih menggunakan masker, tapi kalau sudah terjadi krisis pangan, itu sudah pasti melompat ke krisis politik dan terjadi konflik sosial di antara kita," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Implementasi ESG, Dunia...
Implementasi ESG, Dunia Usaha Perlu Mitigasi Perubahan Iklim Secara Terukur
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
Berita Terkini
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved