Jepang Resesi Bikin Pengusaha Nasional Ketar-ketir, Apa Penyebabnya?

Selasa, 18 Agustus 2020 - 10:03 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut terang dia, kondisi resesi Jepang tidak berpihak pada Indonesia. Sebab Indonesia dalam kondisi status quo atau tidak melakukan perubahan kebijakan dan practice yang cukup signifikan untuk meningkatkan daya saing iklim usaha.

"Indonesia sebagai negara berkembang dengan indeks restriksi investasi yang tinggi dan ranking rendah dalam EODB starting business menyebabkan profil risiko investasi di Indonesia menjadi lebih tinggi dibanding negara lain (negara maju khususnya) dan return of investment menjadi lebih tidak menentu (uncertainty terhadap return of investment menjadi tinggi)," paparnya.

(Baca Juga: Joss, Erick Thohir Jemput Langsung Investor Asing untuk Tanam Uang di RI )

Lantaran hal itu, Ia mendesak pemerintah Indonesia untuk terus menerus memperbaiki iklim usaha dan investasi nasional agar business certainty di Indonesia menjadi lebih tinggi.

"Meskipun pandemi, tetap ada investasi asing yang masuk ke Indonesia meskipun sedikit. Ini karena Indonesia akan jauh lebih cepat pulih dari krisis bila investasi asing bisa masuk dengan lebih lancar dan lebih besar karena perubahan iklim usaha dan investasi yang lebih baik," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rekomendasi
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved