Lippo Karawaci Ungkap Strategi Pacu Bisnis Pusat Perbelanjaan

Senin, 29 April 2024 - 18:30 WIB
loading...
Lippo Karawaci Ungkap...
LPKR optimistis mencatatkan pertumbuhan kinerja bisnis mal pada 2024. Hal ini meneruskan tren positif setelah pemulihan Covid-19. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) optimistis mencatatkan pertumbuhan kinerja bisnis pusat perbelanjaan (mal) pada 2024. Hal ini meneruskan tren positif pada tahun 2023 setelah pemulihan Covid-19.

Group CEO LPKR John Riady mengatakan, di segmen gaya hidup, terutama dari bisnis mal/pusat perbelanjaan dan hotel, LPKR mempertahankan kinerja keuangan yang stabil di tahun 2023 dengan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 9% YoY menjadi Rp1,3 triliun. Laba kotor juga meningkat 6% YoY menjadi Rp 854 miliar.

”Sementara itu, EBITDA turun 5% menjadi Rp 289 miliar disebabkan peningkatan opex untuk mendukung pemulihan pascapandemi,” katanya dalam siaran pers, Senin (29/4/2024). Baca juga: Strategi Grup LPKR Melakukan Penghematan Energi

Khusus di segmen mal, pendapatan pada tahun 2023 naik menjadi Rp561 miliar, tumbuh 11% dari Rp505 miliar pada tahun 2022, dan 27% dari Rp346 miliar pada tahun 2021. Rata-rata pengunjung mal juga meningkat sebesar 9% YoY menjadi 10 juta pengunjung per bulan dari 9,1 juta pengunjung pada tahun 2022. Jumlah pengunjung pun melesat dari rata-rata 6,9 juta per bulan pada tahun 2021.

Untuk memacu bisnis mal, LPKR telah melakukan pemulihan aset mal ikonik seperti Gajah Mada Plaza. Pada tahun 2024, LPKR juga mengembangkan kembali Plaza Semanggi yang terletak di kawasan pusat bisnis utama (CBD) Jakarta. Seperti diketahui, LPKR saat ini mengelola 59 mal di 39 kota di Indonesia, dengan area operasional bersih yang dapat disewakan sekitar 1,67 juta meter persegi.

Riset Colliers Indonesia menyebutkan kinerja bisnis ritel secara bertahap kembali ke tingkat sebelum pandemi, dengan beberapa merek memperluas kehadirannya, termasuk yang baru memasuki pasar Indonesia. Kunjungan mal juga telah melampaui tingkat tahun lalu dengan pertumbuhan antara 15% dan 20%.

Menurut riset tersebut, daya tarik sangat penting untuk tetap relevan dalam lanskap kompetitif. Beberapa mal mencoba pendekatan baru untuk menarik pengunjung dengan menawarkan pilihan hiburan. Selain itu, penyewa besar tradisional, seperti supermarket, juga mengalami kebangkitan popularitas, menguntungkan mal yang sudah ada, dan yang akan datang. Baca juga: 4 Mal Dekat JIS, Bisa Jadi Pilihan Belanja hingga Hangout

Beberapa mal sedang meremajakan struktur fisiknya untuk menarik calon penyewa baru, sehingga menjadi magnet bagi pengunjung. Pemilik properti juga diharapkan untuk terus mengidentifikasi tren yang muncul karena perpaduan penyewa yang terencana dengan baik merupakan faktor penting yang membedakan satu mal dengan mal lainnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan tingkat kunjungan mal atau okupansi mal telah naik sebesar 100% dibandingkan sewaktu pandemi Covid-19. Alphonzus juga memperkirakan pertumbuhannya akan mencapai 20% pada tahun ini.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved