ESDM: Keringanan Tagihan Tarif Listrik Dorong Roda Ekonomi
Selasa, 18 Agustus 2020 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi menjelaskan konsumsi listrik akibat pandemi Covid-19 sempat menurun pada periode akhir tahun 2019 sampai awal 2020, telah berangsur naik dimulai pada bulan Mei 2020.
"Untuk akhir 2019 sampai awal 2020 terlihat turun, periode Maret-Mei turun tajam, dan kini berangsur naik, sekitar 20,18 TWh pada Juli 2020. Telah terjadi rebound yang cukup baik. Mudah-mudahan dengan penguatan stimulus pemerintah tren konsumsi semakin naik, karena sudah di atas angka psikologis, di atas 20 TWh. Ini bagi kami cukup membahagiakan," tutur Hendra.
Baca Juga: Asyik, Diskon Tagihan Listrik Berlanjut hingga Akhir Tahun 2020
Hendra juga mengatakan konsumsi listrik pada bulan Juli 2020, apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019, tumbuh 0,51%. Sektor rumah tangga mengalami kenaikan yang signifikan, hingga 10,08%. Sementara sektor pelanggan bisnis, industri, dan sosial memang mengalami penurunan jika dibandingkan pada bulan Juli 2019. "Berbeda dengan kondisi perekonomian yang cenderung minus, penggunaan listrik masih positif," ujar Hendra.
Hendra juga meminta kepada PLN untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggannya, meski pelanggan memperoleh stimulus berupa diskon tarif tenaga listrik. "Dari penugasan yang sudah ditetapkan oleh Menteri ESDM, walaupun diskon ini diberikan, negara hadir di sini, tidak serta merta PLN kemudian lengah. PLN wajib memberikan pelayanan yang terbaik, dengan tingkat mutu yang telah ditetapkan. Ini menjadi concern kami," ujar Hendra.
"Untuk akhir 2019 sampai awal 2020 terlihat turun, periode Maret-Mei turun tajam, dan kini berangsur naik, sekitar 20,18 TWh pada Juli 2020. Telah terjadi rebound yang cukup baik. Mudah-mudahan dengan penguatan stimulus pemerintah tren konsumsi semakin naik, karena sudah di atas angka psikologis, di atas 20 TWh. Ini bagi kami cukup membahagiakan," tutur Hendra.
Baca Juga: Asyik, Diskon Tagihan Listrik Berlanjut hingga Akhir Tahun 2020
Hendra juga mengatakan konsumsi listrik pada bulan Juli 2020, apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019, tumbuh 0,51%. Sektor rumah tangga mengalami kenaikan yang signifikan, hingga 10,08%. Sementara sektor pelanggan bisnis, industri, dan sosial memang mengalami penurunan jika dibandingkan pada bulan Juli 2019. "Berbeda dengan kondisi perekonomian yang cenderung minus, penggunaan listrik masih positif," ujar Hendra.
Hendra juga meminta kepada PLN untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggannya, meski pelanggan memperoleh stimulus berupa diskon tarif tenaga listrik. "Dari penugasan yang sudah ditetapkan oleh Menteri ESDM, walaupun diskon ini diberikan, negara hadir di sini, tidak serta merta PLN kemudian lengah. PLN wajib memberikan pelayanan yang terbaik, dengan tingkat mutu yang telah ditetapkan. Ini menjadi concern kami," ujar Hendra.
(nng)
Lihat Juga :