Maskapai Kenakan Tarif Bagasi, Penumpang Diprediksi Turun

Jum'at, 11 Januari 2019 - 21:41 WIB
Maskapai Kenakan Tarif...
Maskapai Kenakan Tarif Bagasi, Penumpang Diprediksi Turun
A A A
SERANG - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pengenaan tarif terhadap bagasi penumpang diprediksi akan menurunkan volume dari sisi tingkat keterisian tempat duduk. Namun begitu, penumpang akan mengalami keseimbangan baru.

“Ujungnya itu namanya elastisitas. Tarif naik dengan alasan apapun, maka volumenya juga akan turun. Nah inio sudah pasti terjadi di industry airlines,” ujar dia, di Serang Banten, Jumat (11/1/2019).

Namun begitu, dia memaklumi tingginya biaya operasional maskapai di tanah air. Apalagi dengan harga avtur yang masih tinggi di dalam negeri. “Kita lihat saja nanti bagaimana. Tadi saya melihat foto dalam pesawat salah satu airlines penumpangnya kosong, barangkali ini ada jeda untuk menuju ke kesimbangan baru tadi,” pungkasnya.

Sementara itu pengamat penerbangan Alvin Lie mengungkapkan, bahwa kebijakan sejumlah maskapai di antaranya Lion Air, Wings Air dan Citilink yang menerapkan pelayanan tanpa fasilitas bagasi gratis perlu diperhatikan pada prinsip airlines.

“Prinsipnya, ini berlaku bagi maskapai berbiaya rendah atau LCC yang hanya jual tiket tanpa fasilitas lain. Artinya, mau pilih kursi harus bayar, makan dan minum harus beli kecuali ke tolilet saja yang tyidak dipungut biaya tambahan,” ungkapnya.

Penerapan kebijakan pelayanan dari maskapai LCC kepada penumpang tersebut juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 185 tahun 2015. Alvin menambahkan bahwa penerapan pelayanan bagasi berbayar sudah bertahun-tahun ditetapkan di Indonesia untuk rute-rute internasional. Bagasi Berbayar sudah bertahun-tahun ditetapkan Indonesia Air Asia untuk route Internasional.

“Dan itu tidak ada masalah, tidak ada yang complain. Yang diperlukan disini adalah penumpang perlu lebih kritis dan cerdik memilih penerbangan. Kalau mau pelayanan yang lebih, manfaatkan maskapai full service,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cek Fakta: Penumpang...
Cek Fakta: Penumpang Etihad Nangis Diperlakukan Kasar dan Gagal Terbang karena Bagasi
Qantas Dihukum Denda...
Qantas Dihukum Denda Rp1 Triliun atas Skandal Penerbangan Hantu
Pemerintah Tegaskan...
Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Penerbangan
Jamin Keselamatan Penumpang,...
Jamin Keselamatan Penumpang, Garuda Selalu Lakukan Perawatan Pesawat
Heboh Penumpang Pesawat...
Heboh Penumpang Pesawat Punya Tiket tapi Nggak Ada Bangkunya
Pengamat Penerbangan...
Pengamat Penerbangan Sebut Diskon Tiket Pesawat Tak Dorong Daya Beli, Kok Bisa?
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
18 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
39 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
57 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved