Puncak Panen Raya, Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani
Kamis, 02 Mei 2024 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
"Ini memang baru panen besar jagung, baik di Sumbawa, Dompu, waktu itu kita lihat di Gorontalo, semuanya panen, sehingga yang terjadi adalah harga turun karena over supply," ungkap Jokowi.
"Harga yang sebelumnya 7.000, sekarang turun menjadi 4.200, kondisi ini baik untuk peternak, tapi kurang baik untuk petani, ini menjaga keseimbangan seperti ini tidak mudah," tambahnya.
Baca Juga: Jelang Panen Raya, Kementan Minta Bulog dan Swasta Serap Panen Petani
Dia menyebut bahwa yang tak kalah penting untuk menjaga keseimbangan harga adalah dengan menaikan produktivitasnya. Ia mencontohkan bahwa dengan produktivitas yang tinggi maka harganya akan tetap stabil.
"Yang paling penting menurut saya produktivitasnya harus naik, misalnya disini pakai Benih Tangguh, hasilnya tadi saya tanya 7, 8 ton kalau yang BC juga sama bisa 7, 8, 9 ton tapi ada juga yang dibawah 5 ton, rata - rata 5 ton, nah dengan harga 4.200 harganya itu tidak nutut," jelasnya.
"Harga yang sebelumnya 7.000, sekarang turun menjadi 4.200, kondisi ini baik untuk peternak, tapi kurang baik untuk petani, ini menjaga keseimbangan seperti ini tidak mudah," tambahnya.
Baca Juga: Jelang Panen Raya, Kementan Minta Bulog dan Swasta Serap Panen Petani
Dia menyebut bahwa yang tak kalah penting untuk menjaga keseimbangan harga adalah dengan menaikan produktivitasnya. Ia mencontohkan bahwa dengan produktivitas yang tinggi maka harganya akan tetap stabil.
"Yang paling penting menurut saya produktivitasnya harus naik, misalnya disini pakai Benih Tangguh, hasilnya tadi saya tanya 7, 8 ton kalau yang BC juga sama bisa 7, 8, 9 ton tapi ada juga yang dibawah 5 ton, rata - rata 5 ton, nah dengan harga 4.200 harganya itu tidak nutut," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :