Solusi Inovatif untuk Bekerja Remote di Perusahaan Luar Negeri

Kamis, 02 Mei 2024 - 23:04 WIB
loading...
Solusi Inovatif untuk...
Bekerja remote di perusahaan luar negeri. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Tingginya persaingan dunia kerja di Indonesia membuat banyak orang kesusahan untuk mendapatkan pekerjaan. Adanya batasan usia membuat pelamar berusia 30 tahun ke atas makin sulit untuk mencari mata pencaharian. Ditambah lagi, perusahaan cenderung memilih pelamar yang belum menikah.

Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih untuk bekerja secara remote di perusahaan luar negeri. Hal ini dikarenakan persyaratannya yang lebih mudah, persaingan yang lebih rendah, dan tanpa batasan usia.

Bekerja secara remote di perusahaan luar negeri juga memiliki beban kerja yang lebih ringan dengan bayaran fantastis. Pekerjaan remote cocok bagi masyarakat yang memiliki kesibukan tambahan, contohnya ibu rumah tangga.

Akan tetapi, penting bagi pelamar untuk memiliki kemampuan yang mumpuni agar dapat diterima di perusahaan luar negeri. Tak hanya skill, pelamar juga wajib membangun personal agar dapat menarik perhatian perekrut dari perusahaan luar negeri.

Baca Juga: 10 Negara Terbaik bagi Wanita untuk Bekerja di Luar Negeri, Nomor 10 Tetangga Indonesia

Melihat permasalahan tersebut, Troffen Academy hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan dirinya. Troffen Academy menyediakan wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan skill dan membangun personal branding.

CEO Troffen Academy, Zuifany mendirikan perusahaan ini sebagai bentuk kepekaannya terhadap situasi dunia digital saat ini. Banyak sekali kesempatan untuk mendapatkan penghasilan dari rumah, namun belum diketahui banyak orang. Troffen Academy diciptakan sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri pelamar agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

“Troffen Academy hadir untuk memberikan peluang kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang ingin mengaktialisasikan diri kembali dengan kembali bekerja tanpa meninggalkan kewajiban akan rumah tangga,” ucap CEO Troffen Academy, Zuifany.

Troffen Academy juga berencana akan mengadakan kelas gratis di berbagai negara. Melalui kelas gratis ini, audiens dapat meningkatkan kemampuan diri sekaligus meningkatkan personal branding dari nol. Hampir seluruh kelas di Troffen Academy dilakukan secara online, sehingga sangat fleksibel bagi audiens yang memiliki kesibukan lebih. Namun, setiap tiga bulan sekali, Troffen Academy akan mengadakan kelas offline agar audiens dapat memahami materi dengan sempurna. Kelas offline ini akan diadakan di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: 10 Jurusan S2 dengan Gaji Tinggi di Luar Negeri, Ada yang Hampir Rp3 M per Tahun

Di Troffen Academy, seluruh audiens akan diajarkan dari materi paling dasar, sehingga cocok bagi calon pekerja yang belum memiliki skill apapun. Video pembelajaran dari Troffen Academy juga memiliki visual yang mudah dimengerti, sehingga materi yang disampaikan juga dapat lebih mudah dipahami.

“Kami memiliki fokus untuk mengajari audiens meski belum memiliki skill apapun, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Cukup ikuti saja kelas kami, nanti akan diajari dari nol sampai bisa,” pungkas Zuifany.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga RI Pilih ke Luar...
Warga RI Pilih ke Luar Negeri, Penerbangan Domestik Lesu Selama Nataru
Purbaya soal Banyak...
Purbaya soal Banyak WNI Kerja di LN: Gagal Ciptakan Lapangan Kerja
Jejak Karier Kristin...
Jejak Karier Kristin Cabot, Kepala HRD yang 'Kegep' Dipeluk Mesra CEO Astronomer
1.000 Pekerja Muda Berpeluang...
1.000 Pekerja Muda Berpeluang Lanjut Kuliah di Luar Negeri Melalui Program ABCDE
Profil Dirut PT Antam...
Profil Dirut PT Antam yang Baru Achmad Ardianto, Intip Perjalanan Kariernya
Apakah Emas Antam Bisa...
Apakah Emas Antam Bisa Dijual di Luar Negeri? Ini Penjelasannya
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Rekomendasi
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved