Hubungan Makin Panas, China Ancam Ekspor Anggur Australia

Selasa, 18 Agustus 2020 - 16:17 WIB
loading...
Hubungan Makin Panas,...
Pemerintah China secara resmi meluncurkan investigasi anti-dumping ekspor anggur Australia. Foto/Ilustrasi
A A A
CANBERRA - Pemerintah China telah meluncurkan investigasi anti-dumping terhadap ekspor anggur Australia, seiring terus meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Canberra.

Mengutip ABC News, industri anggur menjadi industri ketiga Australia yang akan menjadi korban ketegangan dengan China tahun ini, dimana ekspor daging sapi dan kedelai telah lebih dulu dikenai sanksi. Pemerintah China juga telah memperingatkan turis dan pelajar untuk tak mengunjungi Australia seiring memburuknya hubungan kedua negara.

Kementerian Perdagangan China resmi mengumumkan digelarnya investigasi tersebut. Kementerian tersebut akan mencari tahu apakah produsen anggur Australia dengan sengaja menjual produknya dengan harga murah untuk mengganggu produser lokal dan meraih pangsa pasar yang lebih besar. Tahun lalu, ekspor anggur Australia ke China bernilai 1,25 miliar dolar, lebih dari sepertiga pasar ekspor anggur negara tersebut.

(Baca Juga: Mata-mata Asing Ingin Curi Rahasia Militer Australia, China Jadi Tersangka)

Langkah China tersebut mulai berdampak pada industri anggur Australia. Saham Treasury Wine Estates (TWE) misalnya, dihentikan perdagangannya setelah amblas 15% pagi ini. Dalam pernyataannya, Treasury Wine Estates menyatakan siap bekerja sama dengan permintaan informasi dari pihak berwenang China maupun Australi.

"TWE memiliki hubungan yang baik dan panjang dengan China selama bertahun-tahun melalui tim, mitra, pelanggan dan konsumennya," ungkap perusahaan tersebut dalam pernyataannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved