Penyitaan Aset Rusia Bikin RI dan Arab Saudi Khawatir, Ini Alasannya

Sabtu, 04 Mei 2024 - 07:37 WIB
loading...
A A A
Beberapa pihak yang paling skeptis adalah para gubernur bank sentral G7 yang sadar akan peran stabilisasi yang dimainkan oleh cadangan devisa. Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde telah memperingatkan, "perubahan dari membekukan aset, menyita, dan membuangnya dapat membawa risiko melanggar tatanan internasional yang ingin Anda lindungi; yang Anda ingin Rusia hormati".

Baca Juga: Penyitaan Aset Rusia oleh AS Akan Percepat De-dolarisasi

Berbicara di Sao Paulo pada Februari lalu, Menteri Keuangan Giancarlo Giorgetti dari Italia, yang menjabat sebagai presiden G7 tahun ini, mengatakan bahwa akan sulit dan rumit untuk menemukan dasar hukum untuk menyita aset negara Rusia. Rekannya dari Perancis, Bruno Le Maire, bahkan lebih keras lagi, dengan menegaskan bahwa dasar hukumnya tidak ada.

Kekhawatirannya mengenai preseden yang akan terjadi mendorong negara-negara seperti Indonesia dan Arab Saudi melobi Uni Eropa untuk tidak menyita aset-aset tersebut, menurut para pejabat, karena khawatir akan masa depan cadangan mereka yang disimpan di Barat.

Baca Juga: Rusia Mulai Balas Dendam, Bekukan Aset Bank Terbesar AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved