Di Tengah Pandemi, Pertumbuhan Aset dan DPK BNI Tetap Kinclong
Selasa, 18 Agustus 2020 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
Upaya menghimpun DPK dilakukan dengan menjadikan dana murah (CASA) sebagai prioritas utama, yang kami maksudkan untuk memperbaiki cost of fund kedepan. Sampai dengan semester I/2020, cost of fund menjadi 2,9% membaik 30 basis point (bps) dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar 3,2%.
Membaiknya cost of fund ini mendorong penurunan beban bunga di semester I sebesar -5,6% yoy, sehingga di tengah kondisi bisnis yang menantang akibat pandemi ini, BNI dapat menjaga NIM di level 4,5%.
(Baca Juga: Didukung 6 Cabang Luar Negeri, Internasional Banking BNI Makin Moncer)
Di samping itu, kata dia, BNI juga melakukan langkah-langkah disiplin biaya dengan melakukan efisiensi pemakaian beban operasional, dimana pertumbuhannya dapat ditekan hingga -0,3% yoy.
"Penghematan tersebut kami lakukan terutama dengan mengendalikan biaya-biaya variabel yang disebabkan adanya penyesuaian operasional dan proses bisnis pada masa pandemi," pungkas Adi.
Membaiknya cost of fund ini mendorong penurunan beban bunga di semester I sebesar -5,6% yoy, sehingga di tengah kondisi bisnis yang menantang akibat pandemi ini, BNI dapat menjaga NIM di level 4,5%.
(Baca Juga: Didukung 6 Cabang Luar Negeri, Internasional Banking BNI Makin Moncer)
Di samping itu, kata dia, BNI juga melakukan langkah-langkah disiplin biaya dengan melakukan efisiensi pemakaian beban operasional, dimana pertumbuhannya dapat ditekan hingga -0,3% yoy.
"Penghematan tersebut kami lakukan terutama dengan mengendalikan biaya-biaya variabel yang disebabkan adanya penyesuaian operasional dan proses bisnis pada masa pandemi," pungkas Adi.
(fai)
Lihat Juga :