Harga Rumah di RI Jauh Lebih Murah Ketimbang Negara Lain, Tapi Tingkat Kepemilikan Rendah
Rabu, 08 Mei 2024 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Adapun tingkat kepemilikan rumah di kota-kota negara tetangga lainnya, misal Bangkok home ownership ratenya berada di angka 74%, Kuala Lumpur 63,3%, Shanghai bahkan 96%, dan Sydney 66%. Harga properti di kota-kota tersebut bahkan lebih mahal ketimbang harga properti khususnya rumah di Indonesia.
Padahal menurut Marine, di Indonesia sudah ada program rumah subsidi yang mana harga rumah berada di rentang harga Rp162-234 juta per unit. Harga itu jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga properti di Singapura.
Selain faktor harga, Marine menilai saat ini pemain properti juga masih banyak yang hanya menyasar ke pekerja formal. Padahal, market pekerja informal saat ini juga masih terbuka luas, yang masih sulit untuk mengakses pendanaan ke perbankan.
"Kemudian pajak, pajak membeli rumah itu minimal 18%, jadi BPHTB 5%, PPN 11%, ada biaya tax lain, total-total itu minimal 18%, itu dibandingkan dengan DP ada yang sudah 0%, taxnya jauh lebih mahal," tutup Marine.
Padahal menurut Marine, di Indonesia sudah ada program rumah subsidi yang mana harga rumah berada di rentang harga Rp162-234 juta per unit. Harga itu jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga properti di Singapura.
Selain faktor harga, Marine menilai saat ini pemain properti juga masih banyak yang hanya menyasar ke pekerja formal. Padahal, market pekerja informal saat ini juga masih terbuka luas, yang masih sulit untuk mengakses pendanaan ke perbankan.
"Kemudian pajak, pajak membeli rumah itu minimal 18%, jadi BPHTB 5%, PPN 11%, ada biaya tax lain, total-total itu minimal 18%, itu dibandingkan dengan DP ada yang sudah 0%, taxnya jauh lebih mahal," tutup Marine.
(akr)
Lihat Juga :