PLN EPI Inisiasi Program Budidaya Ternak Kambing Perah di Gunung Kidul

Minggu, 12 Mei 2024 - 13:24 WIB
loading...
PLN EPI Inisiasi Program...
Program TJSL Budidaya Ternak Kambing Perah Peranakan Etawa yang berlokasi di Desa Berdaya Energi PLN EPI Kabupaten Gunung Kidul, DIY. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Program Budidaya Ternak Kambing Perah Peranakan Etawa di Desa Berdaya Energi PLN EPI Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Program ini juga menjadi realisasi komitmen perusahaan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat yang selaras dengan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Program yang dijalankan ini juga menjadi kontribusi perusahaan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s). Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menjelaskan, Desa Berdaya Energi dibangun dengan konsep pemberdayaan dengan mengintegrasikan pilar lingkungan, pengembangan UMK, sosial budaya, dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Libur PNS 3 Hari Seminggu, Karyawan Kementerian BUMN Bakal Mencicipi Pertama

"PLN EPI tidak hanya bertugas memastikan ketersediaan energi primer bagi PLN Group. PLN EPI ingin agar dapat berkontribusi lebih dan terlibat langsung dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)," jelas Iwan melalui siaran pers, Minggu (12/5/2024).

Program budidaya ternak kambing perah ini dilakukan dengan menggandeng 50 warga yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulya, yang berlokasi di Kelurahan Gombang dan Gapoktan Asem Mulyo dari Karang Asem, Gunung Kidul, DIY. Berdasarkan pemetaan sosial di Kelurahan Gombang dan Karang Asem, program ini dinilai sangat potensial dilakukan mengingat adanya partisipasi dan antusiasme serta dukungan dari perangkat kelurahan dan warga dalam Pelatihan Budidaya Ternak Kambing Perah.

"Kelompok masyarakat yang terlibat telah memiliki bekal dalam pemeliharaan hewan ternak, untuk meningkatkan kemampuan para peternak, PLN EPI menggandeng Gapoktan Ngudi Makmur yang sudah sukses dalam budidaya kambing perah menjadi pemateri pelatihan," kata Iwan.

Dalam program ini, PLN EPI juga memberikan bantuan pembuatan kandang kambing komunal dan bibit kambing peranakan Etawa ber-SNI dengan usia ternak 1 tahun sebanyak 20 betina dan 1 jantan untuk dua gapoktan. Jenis kambing yang dibudidayakan ini, lanjut dia, memiliki beragam manfaat yaitu daging kambing, pupuk dari kotoran hewan dan susu kambing yang produksi hariannya bisa mencapai 1,5 liter.

Baca Juga: Deretan Negara yang Menentang dan Mendukung Keanggotaan Palestina di PBB

Produk susu kambing selain dikonsumsi dalam kondisi segar, juga dapat diolah menjadi susu bubuk, yogurt, sabun, dan ragam lainnya. Selain berkontribusi pada perekonomian masyarakat, program ini juga ditargetkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Gombang dan Karang Asem."Dukungan PLN ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di masyarakat dan akhirnya dapat ikut meningkatkan manfaat pengembangan ternak kambing perah di lingkungan masyarakat sekitar," tuturnya.

Lurah Gombang Supriyanto menyampaikan apresiasinya karena Gapoktan tidak hanya diberikan pelatihan dan studi banding, juga pendampingan dan konsultasi. Tak heran, kata dia, warga antusias untuk melaksanakan program ini.

Menurut Iwan, ke depan PLN EPI akan mendorong terciptanya ekosistem ternak kambing perah dengan menciptakan koneksi antarpelaku usaha, dimulai dari penyedia bibit ternak kambing, penyedia pakan hijau dan green konsentrat. PLN EPI juga bakal mendorong badan usaha milik desa (Bumdes) yang sudah ada untuk mendapatkan pelatihan sebagai wadah untuk program ternak kambing perah ini.

"Badan usaha ini nantinya akan memiliki peran sebagai offtaker produk sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui skema penjualan untuk pasar," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
BRI Life Berkomitmen...
BRI Life Berkomitmen Berdayakan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Lingkungan
Dian Widyanarti Raih...
Dian Widyanarti Raih Penghargaaan di Indonesia Leading Women Awards 2026
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Kementrans Tempatkan...
Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Komitmen Terapkan ESG,...
Komitmen Terapkan ESG, PLN EPI Raih Dua Penghargaan PRIA 2026
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved