Dukung Rusia di Perang Ukraina, Selusin Lebih Perusahaan China Dihantam Sanksi AS
Senin, 13 Mei 2024 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
Sanksi AS juga mencapai target di Rusia, serta Azerbaijan, Belgia, Slovakia, Turki hingga Uni Emirat Arab. Sanksi tersebut bertujuan untuk menindak upaya penghindaran sanksi dan dukungan terhadap basis industri militer Rusia dan program senjata biologi dan kimianya.
Departemen Keuangan AS juga menargetkan mereka yang terlibat dalam menyediakan bahan prekursor ke Rusia yang digunakan dalam bahan peledak.
Menurut lembar fakta Departemen Luar Negeri, sanksinya menghantam "entitas China yang bertanggung jawab untuk mengembangkan, dan memasok peralatan kedirgantaraan, manufaktur, dan teknologi penggunaan ganda kepada entitas yang berbasis di Rusia."
"Secara khusus, penunjukan ini menargetkan produsen dan eksportir barang-barang penting bagi basis industri pertahanan Rusia. Beberapa di antaranya telah mengirim barang ke entitas yang ditunjuk AS di Rusia," kata lembar fakta itu.
Pemerintahan Biden terlihat semakin membunyikan alarm terhadap dukungan China untuk basis industri pertahanan Rusia - dukungan yang menurut AS telah memungkinkan Moskow untuk melanjutkan perangnya melawan Ukraina.
Departemen Keuangan AS juga menargetkan mereka yang terlibat dalam menyediakan bahan prekursor ke Rusia yang digunakan dalam bahan peledak.
Menurut lembar fakta Departemen Luar Negeri, sanksinya menghantam "entitas China yang bertanggung jawab untuk mengembangkan, dan memasok peralatan kedirgantaraan, manufaktur, dan teknologi penggunaan ganda kepada entitas yang berbasis di Rusia."
"Secara khusus, penunjukan ini menargetkan produsen dan eksportir barang-barang penting bagi basis industri pertahanan Rusia. Beberapa di antaranya telah mengirim barang ke entitas yang ditunjuk AS di Rusia," kata lembar fakta itu.
Pemerintahan Biden terlihat semakin membunyikan alarm terhadap dukungan China untuk basis industri pertahanan Rusia - dukungan yang menurut AS telah memungkinkan Moskow untuk melanjutkan perangnya melawan Ukraina.
Lihat Juga :