Eramet Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Perkuat Industri Nikel

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:52 WIB
loading...
A A A
"Sektor nikel saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan bersama, baik yang bersifat lokal, terkait pasar, maupun internasional – hal ini merupakan bagian integral dari menjalankan bisnis. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk tidak hanya memajukan bisnis, tetapi juga turut serta berkontribusi dalam pembangunan Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Jet Tempur Israel Bom Rumah Berisi Hampir 100 Warga Palestina, 20 Orang Tewas

Bruno juga menyoroti tantangan utama yang perlu diatasi dalam mewujudkan visi tersebut. Tantangan ini, kata dia, mencakup upaya untuk menjamin kesuksesan transisi energi sambil menjaga dan memulihkan keseimbangan antara manusia dan alam. Hal ini menjadi semakin penting dalam menghadapi dampak lingkungan dari aktivitas industri dan pertambangan serta menjadi landasan bagi pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.

Bruno melanjutkan, penerapan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, seperti pemulihan lahan pasca-tambang dan perlindungan lingkungan, menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan sektor ini. Dengan mengadopsi standar keberlanjutan yang ketat, seperti yang diatur oleh IRMA, IFC, atau standar lainnya, Indonesia menurutnya dapat memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam industri nikel.

Langkah-langkah ini menurutnya tidak hanya akan meningkatkan reputasi Indonesia sebagai pelaku utama yang bertanggung jawab, tetapi juga akan membantu mengamankan pangsa pasarnya di tengah persaingan global yang semakin ketat. "Di seluruh wilayah operasi Eramet, kami telah menerapkan standar tinggi dalam hal pertambangan yang bertanggung jawab. Eramet bergabung dengan Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA) dan berkomitmen untuk mengaudit seluruh lokasi tambang aktif kami pada tahun 2027," tegas Bruno.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Rekomendasi
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved