Surplus USD3,56 M, Neraca Perdagangan RI April 2024 Jaga Tren Positif 4 Tahun Beruntun

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:54 WIB
loading...
Surplus USD3,56 M, Neraca...
Badan Pusat Statistik (BPS) meyampaikan neraca perdagangan Indonesia di April 2024 mencatatkan surplus selama 48 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 atau selama 4 tahun beruntun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) meyampaikan neraca perdagangan Indonesia di April 2024 mencatatkan surplus selama 48 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 atau selama 4 tahun beruntun.Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini mengatakan, akumulasi surplus neraca perdagangan selama 48 bulan beruntut hingga April 2024 adalah mencapai USD157,21 miliar.

"Jika dipilah menurut komponen migas dan nonmigas selama 48 bulan terakhir, maka komponen migas mengalami defisit USD66,93 miliar sementara komponen nonmigas surplus sebesar USD224,15 miliar," ujar Fudji dalam konferensi pers, Rabu (15/5/2024).

Baca Juga: Ekspor RI Anjlok 12,97% di April 2024, Ini Sebabnya

Fudji menyebutkan, 3 negara penyumbang utama surplus neraca perdagangan barang Indonesia selama 48 bulan terakhir secara kumulatif adalah Amerika Serikat (AS) sebesar USD54,24 miliar, kemudian India sebesar USD48,74 miliar dan Filipina USD34,81 miliar.

"Sementara itu, 3 negara penyumbang utama defisit neraca perdagangan Indonesia sepanjang periode yang sama adalah Brazil dengan defisit USD9,64 miliar, kemudian Singapore USD18,91 miliar dan Australia dengan defisit USD21,35 miliar," papar Fudji.

Baca Juga: Bukan Mitra Dagang Utama, Ini Ekspor Utama RI ke Iran dan Israel

BPS mencatat, pada April 2024 neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar USD3,56 miliar atau turun USD1,02 miliar secara bulanan.

Kendati demikian, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini mengatakan surplus April 2024 ini masih lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun lalu.

"Surplus neraca perdagangan April 2024 lebih ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas yaitu sebesar USD5,17 miliar dengan komoditas penyumbang surplus utamanya bahan bakar mineral, kemudian lemak dan minyak hewan atau nabati, serta besi dan baja," jelas Fudji

Fudji bilang, surplus neraca perdagangan nonmigas April 2024 ini juga masih lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan lalu dan juga bulan yang sama tahun lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Data BPS Ungkap Angka...
Data BPS Ungkap Angka Kesejahteraan Warga Tangsel Meningkat
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Buntut Kasus Doping,...
Buntut Kasus Doping, Paul Pogba Dilarangan Bermain Selama 4 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved