alexametrics

IHSG Dibuka Kembali Menanjak ke Level 6.508, Bursa Asia Melompat Tinggi

loading...
IHSG Dibuka Kembali Menanjak ke Level 6.508, Bursa Asia Melompat Tinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (12/2) dibuka berbalik ke zona hijau untuk menanjak saat bursa utama Asia lainnya melompat tinggi. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (12/2/2019) dibuka berbalik ke zona hijau untuk menanjak saat bursa utama Asia lainnya melompat tinggi. Pada awal sesi, IHSG pagi ini menguat 0,21% atau 13,07 poin ke level 6.508,54.

Sementara pada perdagangan kemarin ditutup anjlok sangat dalam pada perdagangan, Senin (11/2) untuk mengiringi lonjakan bursa utama China setelah libur panjang Imlek. Hingga akhir sesi di awal pekan, IHSG jatuh 26,66 poin yang setara minus 0,41% menjadi 6.495,00

Pada hari ini, sektor saham dalam negeri terlihat berada dalam jalur negatif dipimpin kejatuhan terdalam menimpa sektor aneka industri sebesar 1,37% serta kejatuhan infrastruktur 0,93%. Sedangkan sektor yang mencetak penguatan, meskipun tipis yakni consumer hingga 0,38%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp75 miliar dengan 67 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp534,80 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp37,11 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp37,64 miliar. Tercatat 118 saham naik, 22 saham turun dan 110 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) naik Rp50 menjadi Rp5.400, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) bertambah Rp50 menjadi Rp7.800 dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) meningkat Rp30 menjadi Rp2.680.

Saham lainnya yang melemah yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) menyusut Rp100 menjadi Rp12.375, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) lebih rendah Rp60 ke posisi Rp21.225, dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) jatuh Rp20 menjadi Rp3.910.

Di sisi lain pasar saham Asia pada perdagangan awal Selasa, mencetak kenaikan saat Wall Street cenderung mendatar akibat ketidakpastian geopolitik terus membebani investor. Indeks saham daratan China yang masih menjadi fokus para pelaku pasar seiring konflik dagang Beijing dengan Washington.

Komponen Shenzhen naik 0,205% untuk mengiringi penyusutan komposit Shanghai. Sementara indeks Nikkei Jepang menanjak naik 1,71% dalam sesi pagi saat indeks Topix menguat 1,61% ditopang lompatan saham Fast Retailing sebesar 2,2%.

Tren penguatan juga terlihat pada indeks Kospi di Korea Selatan dengan tambahan 0,15% setelah perusahaan raksasa seperti Samsung Electronics serta produsen chip SK Hynix melonjak lebih dari 2%. Selanjutnya LG Electronics naik lebih dari 3,6%.

Bursa patokan Australia, ASX 200 pulih dari penurunan sebelumnya dengan naik 0,3% lantaran sebagian besar sektor naik. Subindex keuangan yang sempat tertekan meningkat mencapai 0,23% terdorong raihan positif saham perbankan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak