IPA Convex ke-48 Bahas Peran Industri Hulu Migas untuk Pastikan Ketersediaan Energi Nasional

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:00 WIB
loading...
A A A
IPA Convex 2024: Wadah Diskusi dan Solusi
IPA Convex 2024 mengundang pemangku kepentingan sektor migas, praktisi industri dan berbagai pihak untuk berdiskusi lintas isu. Konvensi ini diharapkan menghasilkan masukan bagi pemerintah dalam memaksimalkan sektor migas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mencapai trilema energi sekaligus memenuhi target pengurangan emisi karbon.

Krishna Ismaputra , Ketua Panitia IPA Convex 2024, mengatakan, IPA Convex akan dibuka oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif dan akan menyajikan hal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan seperti Run & Walk Road to IPA Convex 2024, program Youth @IPA Convex, Pameran Fossil x Digitalization, Technology Session tentang teknologi pengurangan karbon dan berbagai Plenary dan Special Session.

Krishna menyebutkan, IPA Convex 2024 juga berupaya memberikan edukasi dan awareness kepada generasi muda melalui Youth Program. Beberapa program antara lain IPA Goes to Campus saat pre event, Students Meet CEOs dan Students Meet IPA Board pada acara IPA Convex 2024 digelar untuk menginspirasi generasi muda berpartisipasi dalam industri migas nasional dan global.

Bekerja sama dengan Dyandra Promosindo, IPA Convex 2024 didukung penuh oleh para sponsor dari perusahaan migas nasional dan internasional seperti: PT Pertamina Hulu Energi sebagai sponsor Titanium; bp Indonesia, Energi Mega Persada Group, ExxonMobil Indonesia, MedcoEnergi, Mubadala Energy dan Wood Mackenzie sebagai sponsor Platinum; ADES, PETRONAS Indonesia, dan SLB sebagai sponsor Gold; serta COSL, Harbour Energy, INPEX, dan SINOPEC sebagai sponsor Silver.

“Harapan kami, IPA Convex 2024 menjadi platform penting bagi para pemangku kepentingan, pelaku industri dan masyarakat luas untuk lebih memahami peran penting industri migas dalam menjaga ketahanan energi Indonesia dan lingkungan dengan upaya mengurangi emisi karbon,” tutur Khrisna menutup perbincangan.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Rekomendasi
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved